Modern
Modern
Home
»
Opini
»
Detail Berita


Ramai Tagar #KaburAjaDulu di Medsos, Ternyata Segini UMR Pekerja di Singapura

Foto: Singapura telah menciptakan ekonomi yang dinamis dan menjadi tujuan pekerja dari seluruh dunia. (Nikkei Asia)
Modern
Oleh : Joko Yuwono

Singapura, Gojateng.com — Tagar Kabur Aja Dulu sedang menjadi trending topic warganet di media sosial. Hal tersebut diduga bermula atas kekecewaan beberapa warga negara Indonesia (WNI) terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap tidak peduli terhadap nasib rakyat, salah satunya mengenai pemangkasan anggaran.

Ramainya #KaburAjaDulu pun memantik reaksi berbagai kalangan, mulai dari jajaran menteri di Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, hingga kelompok legislatif.

Lantas, apa saja tanggapan pemerintah?

Fenomena #kaburajadulu mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap berbagai masalah di Indonesia yang membuat para generasi muda ingin pindah ke negara asing.

Tagar itu muncul sebagai bentuk sindiran dan tuntutan agar pemerintah Indonesia kembali ke trek yang benar dan bisa memberikan kesejahteraan sebesar-besarnya kepada masyarakat seperti yang diamanatkan UUD 1945.

Singapura telah mengumumkan peningkatan Upah Minimum Regional (UMR) bagi pekerja asing yang mulai berlaku pada Januari 2025. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa tenaga kerja asing yang bekerja di negara tersebut memiliki kualitas tinggi dan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat menjaga keseimbangan pasar tenaga kerja serta memberikan kesempatan yang lebih adil bagi warga lokal.

Sebagai salah satu negara dengan perekonomian terkuat di Asia Tenggara, Singapura terus menjadi magnet bagi pekerja migran, termasuk dari Indonesia, yang ingin mencari penghasilan lebih baik.

Namun, bagaimana perbandingan UMR di Negeri Singa ini dengan Indonesia?

UMR Singapura Tahun 2025

Efektif mulai Januari 2025, pemerintah Singapura menetapkan upah minimum bagi pekerja asing dalam dua kategori utama:

1. Sektor Non-Keuangan, upah minimum ditetapkan sebesar SGD 5.600 per bulan.
2. Sektor Keuangan, upah minimum ditetapkan sebesar SGD 6.200 per bulan.

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemegang Employment Pass (EP) memiliki kualitas tinggi dan menjaga kesetaraan bagi penduduk setempat.

Selain itu, pemerintah Singapura secara rutin meninjau dan menyesuaikan regulasi ketenagakerjaan sesuai dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Untuk diketahui, pekerja lokal di Singapura tidak memiliki upah minimum yang seragam. Sebaliknya, mereka mengikuti sistem Progressive Wage Model (PWM), yang dirancang untuk meningkatkan pendapatan pekerja berpenghasilan rendah melalui skema kenaikan upah berdasarkan keterampilan dan pengalaman kerja.

Sebagai misal, seorang petugas keamanan (security officer) yang baru bekerja akan menerima gaji minimal SGD 2.175 per bulan pada tahun pertama, yang kemudian meningkat menjadi SGD 2.315 per bulan di tahun berikutnya.

Perbandingan UMR Singapura dan Indonesia

Tingginya UMR di Singapura menjadikannya tujuan menarik bagi pekerja migran dari seluruh dnia, tidak terkecuali Indonesia.

Sebagai perbandingan, UMR tertinggi di Indonesia pada tahun 2025 dimiliki oleh Kota Bekasi dengan angka Rp5.343.430 per bulan.

Dengan demikian, UMR pekerja asing di Singapura lebih tinggi sekitar 12 hingga 13 kali lipat dibandingkan UMR tertinggi di Indonesia.

Meskipun biaya hidup di Singapura relatif tinggi, gaji yang diperoleh memungkinkan pekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menabung lebih banyak dibandingkan di Indonesia.

Syarat dan Tips Bekerja di Singapura

Bagi warga Indonesia yang berminat bekerja di Singapura, ada beberapa persyaratan utama yang perlu dipenuhi:

  1. Identitas Diri dan Paspor. Pastikan memiliki KTP dan paspor yang masih berlaku.
  2. Ijazah Pendidikan Terakhir. Sertakan ijazah atau surat bukti kelulusan sebagai bukti kualifikasi pendidikan.
  3. Surat Pernyataan Kesediaan. Menyatakan kesediaan untuk mengikuti pelatihan budaya, bahasa, atau keterampilan tertentu jika diperlukan.
  4. Visa Kerja yang Sesuai.

Harap dipahami, terdapat beberapa jenis visa kerja di Singapura, antara lain:

  1. S Pass. Untuk pekerja teknis atau level associate dengan gaji minimal SGD 3.000 per bulan.
  2. Employment Pass (EP). Untuk pekerja profesional, manajer, atau eksekutif dengan gaji minimal SGD 5.600 per bulan (non-keuangan) atau SGD 6.200 per bulan (keuangan).
  3. Personalized Employment Pass (PEP). Untuk pekerja profesional asing dengan penghasilan tinggi, minimal SGD 18.000 per bulan.

Selain memenuhi persyaratan tersebut, beberapa langkah dapat diambil untuk meningkatkan peluang bekerja di Singapura:

  • Memilih Industri yang Sedang Berkembang**: Fokus pada sektor-sektor seperti teknologi, jasa keuangan, dan kesehatan yang sedang berkembang pesat di Singapura.
  • Mempelajari Budaya Kerja dan Regulasi Ketenagakerjaan**: Memahami etos kerja, norma budaya, dan peraturan ketenagakerjaan di Singapura akan membantu dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja baru.
  • Mencari Peluang Kerja melalui Portal Online**: Manfaatkan platform seperti LinkedIn, Glassdoor, atau situs pencari kerja lainnya untuk menemukan lowongan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat Anda.
  • Mengembangkan Keterampilan yang Dibutuhkan**: Tingkatkan keterampilan dalam bidang yang diminati oleh perusahaan di Singapura, seperti teknologi informasi, analisis data, atau manajemen proyek.

Biaya Hidup di Singapura

Sebelum memutuskan untuk bekerja di Singapura, penting untuk memahami biaya hidup yang tinggi di negara ini. Menurut data dari Numbeo, biaya hidup di Singapura termasuk yang tertinggi di dunia. Sebagai gambaran, berikut beberapa estimasi biaya per bulan:

  • Akomodasi. Sewa apartemen satu kamar di pusat kota berkisar antara SGD 2.500 hingga SGD 3.500, sementara di pinggiran kota sekitar SGD 1.500 hingga SGD 2.500.
  • Makanan. Makan di restoran biasa sekitar SGD 10 hingga SGD 20 per sekali makan.
  • Transportasi. Kartu transportasi bulanan sekitar SGD 120.

Dengan mempertimbangkan gaji minimal SGD 5.600 per bulan untuk pekerja asing, pengeluaran tersebut masih dapat dikelola dengan baik, terutama jika Anda mengatur keuangan dengan bijak.

Kenaikan UMR bagi pekerja asing di Singapura pada tahun 2025 menjadikan negara ini sebagai destinasi menarik bagi pekerja migran Indonesia yang ingin meningkatkan taraf hidup. Namun, persaingan yang ketat dan standar

Halaman :

Kata Kunci : Ramai Tagar #KaburAjaDulu di Medsos, Ternyata Segini UMR Pekerja di Singapura

Sorotan


Akar Filosofis Ngopeni Ngelakoni dalam Kehidupan Masyarakat Jawa Tengah

Nasional

SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN

Daerah

Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua