Modern
Modern
Home
»
Opini
»
Detail Berita


Implementasi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah

Foto: Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ahmad Luthfi. (Istimewa)
Modern
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Gojateng.com -- Kebudayaan bukan hanya kumpulan gagasan, tetapi sesuatu yang diwujudkan dalam tindakan sehari-hari—dalam cara orang bekerja, berhubungan, membangun komunitas, dan merespons tantangan hidup. Nilai budaya Jawa selalu teruji bukan di ruang pemikiran, tetapi di ruang sosial: di ladang, di balai desa, di ruang tamu rumah-rumah kampung, di pasar tradisional, di musyawarah RT, hingga di ritual adat dan keagamaan. Di ruang-ruang itulah ngopeni ngelakoni menjadi etos kehidupan yang nyata.

Di tingkat paling kecil, ngopeni dimulai dari rumah. Dalam banyak literatur etnografi, rumah tangga Jawa digambarkan sebagai unit sosial di mana relasi antaranggotanya dibangun atas dasar keselarasan, rasa, dan perhatian yang konstan.

Hildred Geertz menegaskan bahwa keluarga Jawa menempatkan “perawatan emosional dan harmoni hubungan” sebagai unsur inti dalam pembentukan karakter anak.

Ibu, sebagai figur sentral dalam pengasuhan, menjalankan ngopeni bukan hanya melalui pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi melalui komunikasi halus, penanaman rasa andhap-asor, dan teladan dalam menjaga keseimbangan emosi.

Dengan demikian, ngopeni berperan sebagai mekanisme transmisi nilai antargenerasi.

Perhatian yang sama juga diterapkan dalam relasi antara anak dan orang tua. Dalam masyarakat Jawa, penghormatan terhadap orang tua bukan sekadar norma moral, melainkan praktik ngopeni yang memiliki dimensi spiritual.

Anak yang berbakti kepada orang tua dianggap menjalankan keseimbangan kosmologis antara masa lalu, masa kini, dan masa depan keluarga.



Halaman :

Kata Kunci : Implementasi Filosofi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah

Sorotan


Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro Pasang Kaca Cembung untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Peta Titik Rekomendasi Penjualan Gula Aren Semut

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Plang Edukasi Sampah Guna Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat

Daerah

Mengenal 12 Tipe Bonsai, Seni Miniatur Pohon yang Memikat Hati

Gojapan

KKN UPGRIS Kelurahan Ungaran Kenalkan Permainan Tradisional Berupa Egrang Kepada Anak-anak RW 10 Kelurahan Ungaran

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Semangat Warga Desa Diwak dan Mahasiswa KKN Kelompok 30 UPGRIS Menyatu dalam Senam Pagi

Daerah

Mahasiswa PGRI Semarang Berhasil Mewujudkan Sekolah Bebas Bullying di SD Negeri Diwak

Daerah

Sosialisasi Cuci Tangan oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang

Daerah

Mahasiswa KKN Tim IDBU 22 Lakukan Perawatan Gamelan Logam di Kelompok Kesenian Kuda Lumping Turonggo Tunggak Semi

Daerah

Bayar PBB Kini Cukup Dari Rumah! Mahasiswa KKN Permudah Warga Desa Dersansari dengan Layanan Online

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua