Kangen merupakan bentuk emosi kehilangan sementara, di mana kita akan merindukan yang namanya koneksi, kehadiran, maupun perhatian dari seseorang yang kita sayang.
Tapi, karena tidak bisa langsung bertemu akibat terkendala jarak dan waktu, makanya otak kita secara cepat merespon sebagai bentuk “ancaman” yang kemudian ditafsirkan menjadi sebuah perasaan frustasi atau terluka.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Psikologi oleh Susanti, Husni, dan Fitriyani (2015), perasaan terluka secara emosional bisa memicu munculnya kemarahan.
Nah, kemarahan di sini nggak selalu berarti marah besar, tapi bisa diekspresikan lewat ngambek, nyindir, nangis, gampang tersinggung, atau mudah terbawa emosi.
Kalau orang yang nggak punya kecerdasan emosional (EQ), emosi ini seringkali tidak terkontrol dan malah terlampiaskan ke pasangan.
Pastinya perasaan kayak gitu tentu bikin kita nggak nyaman. Makanya, otak kita secara otomatis bikin “tameng” buat melindungi diri dari rasa sakit itu. Alhasil kita jadi lebih sensitif dari biasanya.
Bahkan, rasa kangen yang sebenarnya bentuk sayang, malah diterjemahkan otak sebagai sinyal ancaman.
Padahal niat awalnya cuma pengen dekat dengan orang yang tersayang, eh tapi kok malah bablas bikin hubungan jadi renggang.
Selain itu, seringkali tersembunyi perasaan baru yakni rasa takut, di mana otak kita merasa takut diabaikan, takut nggak sepenting itu buat dia, takut kangen kita dianggap lebay sama doi.
Jadi, ibarat kita mengantisipasi duluan sebelum muncul perasaan kecewa. Padahal, yang dicari adalah rasa aman untuk merasa dekat saja awalnya.
Jadi, buat para cowok yang punya pasangan gampang ngambek yuk mulai sekarang memaklumi mereka.
Karena seperti yang udah aku bilang tadi, rasa kangen yang berubah jadi sensi itu bisa dimengerti kok. Asal jangan sampai marahnya mereka dilawan balik dengan rasa marah ya gengs.
Bisa-bisa kandas hubungan kalian lohhh. Cukup mengerti saja dan memberi mereka edukasi aja, kalau hubungan yang sehat itu hanya butuh kejujuran emosional bukan dengan tiba-tiba badmood.
Dan bagi para cewek, meskipun perasaan kangen kalian udah divalidasi bisa berubah jadi sensi, namun kalian juga tidak bisa membenarkan hal tersebut, kalau terlalu sering bisa-bisa cowok kabur semua dong.
Makanya, kecerdasan emosional keduanya diperlukan dalam kondisi seperti ini.
Sekali lagi, kangen itu nggak salah, cuma cara penyampaiannya aja yang kurang jujur dan cenderung bikin hubungan jadi gak nyaman yang akhirnya bikin si cowok lebih milih selingkuh ketimbang ngurusin sikapmu yang moodyan. Inget, hubungan yang sehat adalah yang bisa saling jujur dan mau komitmen di setiap saat tanpa merasa lelah membahas topik yang sama.
Karena bentuk kedewasaan emosional yang sesungguhnya adalah berani mengatakan “aku kangen kamu” dengan jujur tanpa harus menyakiti.
Kata Kunci : kangen, ngambek, emosi, kehilangan, pasangan
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB