Modern
Modern
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Akar Filosofis Ngopeni Ngelakoni dalam Kehidupan Masyarakat Jawa Tengah

Foto: Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ahmad Luthfi. (Istimewa)
Modern
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Gojateng.com -- Slogan terbaru Jawa Tengah saat ini adalah Ngopeni Nglakoni, yang diperkenalkan era kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi. Slogan ini menggantikan slogan lama Jateng Gayeng era Ganjar Pranowo. Namun, apa sebenarnya makna dari Ngopeni Nglakoni menurut filosofi Jawa? Simak ulasan berikut ini.

Dalam tradisi panjang masyarakat Jawa, nilai kehidupan tidak hanya diajarkan melalui institusi formal, melainkan melalui ungkapan, pepatah, dan filosofi sehari-hari yang diwariskan dari generasi ke generasi. Filosofi ini menjadi cerminan batin mengenai bagaimana orang Jawa menempatkan diri di tengah keluarga, masyarakat, dan alam.

Salah satu filosofi yang paling sarat makna adalah ngopeni ngelakoni, sebuah ungkapan yang tampak sederhana tetapi sesungguhnya menyimpan pandangan dunia yang mendalam. Ungkapan ini membawa rangkuman nilai yang menuntun cara berpikir, cara bekerja, dan cara masyarakat Jawa memahami perjalanan hidup. Pemaknaan atas ungkapan tersebut tidak hanya relevan dalam hubungan antarmanusia, tetapi juga mengandung potensi filosofis untuk dijadikan landasan pembangunan daerah pada era modern.

Dalam khazanah budaya Jawa, ungkapan filosofis sering kali mengandung dua dimensi: dimensi batin dan dimensi laku. Dimensi batin merujuk pada kesadaran, niat, dan rasa; sementara dimensi laku merujuk pada tindakan yang lahir dari kesadaran tersebut.
Filosofi ngopeni ngelakoni menggabungkan kedua dimensi itu. Ia menjadi wujud keselarasan antara merawat dan menjalankan, antara menjaga kehidupan dan bergerak maju. Pandangan ini sudah dikenal sejak lama dalam kebudayaan Jawa, yang menempatkan harmoni sebagai pusat etika sosial dan moralitas hidup.

Untuk memahami makna “ngopeni”, kita dapat mengacu pada literatur filsafat dan budaya Jawa. Ngopeni bukan sekadar berarti memelihara dalam arti fisik atau material. Dalam cara pandang Jawa, ngopeni mencakup tindakan merawat secara menyeluruh, baik lahir maupun batin, agar sesuatu tetap tumbuh, lestari, dan tidak kehilangan substansi.

Magnis-Suseno menjelaskan bahwa tindakan orang Jawa yang ideal adalah tindakan yang “halus”, yang menempatkan kepedulian dan kesadaran moral sebagai landasan perilaku. Merawat, dalam hal ini, mengandung dimensi kehadiran total: perhatian, ketelatenan, rasa memiliki, dan tanggung jawab.

Di banyak komunitas pedesaan Jawa, petani mengopeni sawahnya bukan hanya dengan memberi air atau pupuk, tetapi dengan membaca tanda-tanda alam, memahami siklus musim, dan menyelaraskan ritme hidup dengan ritme tanah. Dalam konteks keluarga, seorang ibu mengopeni anaknya melalui perhatian batin yang konstan, sebuah kehadiran emosional yang tidak bisa diukur semata oleh kebutuhan material.



Halaman :

Kata Kunci : Filosofi Ngopeni Nglakoni slogan terbaru Provinsi Jawa Tengah era Ahmad Luthfi

Sorotan


Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua