Modern
Modern
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Foto: Penyerahan Saringan Nylon Gula Aren Guna Menjaga Kebersihan dan Mutu
Modern
Oleh : Reporter Kampus

Batang, Gojateng.com — Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kini semakin siap naik kelas setelah mendapat pendampingan intensif dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (Undip). Program ini dijalankan melalui skema Pemberdayaan Masyaraka oleh Mahasiswa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025, dengan tema besar ”Mengembangkan Potensi, Menumbuhkan Mandiri: Sinergi Omah Tani dan Karang Taruna dalam Membangun Agroekowisata Digital Desa Tumbrep Melalui Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa”.

Gula aren merupakan salah satu produk unggulan masyarakat pedesaan yang telah menjadi bagian dari tradisi sekaligus sumber penghidupan utama bagi banyak petani. Namun, dalam proses produksinya, terdapat tahapan penting yang sering terabaikan, yaitu penyaringan nira sebelum dimasak. Jika proses ini tidak dilakukan dengan baik, kotoran halus, serat, dan partikel asing dapat ikut terbawa dalam nira sehingga menurunkan kualitas gula aren.

Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengusulkan inovasi sederhana berupa pengadaan alat penyaringan berbahan nylon. Alat ini diharapkan dapat membantu petani dalam menyaring nira dengan lebih efektif sehingga menghasilkan gula yang lebih bersih, higienis, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Pentingnya Penyaringan Nira

Menurut Dr. Ir. Slamet Budijanto, M.Agr., pakar teknologi pangan dari IPB University, “Kebersihan bahan baku merupakan kunci utama dalam menghasilkan produk pangan berkualitas. Proses penyaringan yang baik dapat mengurangi risiko kontaminasi serta meningkatkan mutu produk akhir.”

Di banyak desa, petani aren masih menggunakan kain seadanya untuk menyaring nira. Metode tradisional ini sering kali kurang efektif karena bahan kain mudah robek, sulit dibersihkan, dan tidak tahan lama. Akibatnya, kotoran halus tetap terbawa hingga tahap pemasakan, sehingga gula yang dihasilkan berwarna lebih gelap dan kurang menarik bagi konsumen.

Inovasi Saringan Nylon

Penggunaan saringan berbahan nylon menjadi solusi praktis sekaligus ekonomis. Nylon memiliki pori-pori halus, tahan panas, mudah dicuci, serta lebih awet dibandingkan kain biasa. Dengan alat ini, nira dapat tersaring dengan baik sehingga proses pemasakan menjadi lebih optimal dan hasil gula aren lebih jernih.

Pengusul program, Rizki Faliha, menyampaikan, “Kami ingin menghadirkan inovasi sederhana yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saringan nylon ini tidak hanya meningkatkan kualitas gula, tetapi juga memudahkan petani dalam proses produksi sehari-hari.”

Selain menyediakan alat, program kerja ini juga mencakup edukasi bagi petani tentang pentingnya kebersihan dalam setiap tahap produksi, agar produk gula aren dari desa bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

Harapan untuk Masa Depan

Dengan adanya alat saringan nylon, kualitas gula aren lokal diharapkan dapat meningkat sehingga lebih diminati konsumen. Hal ini juga dapat membuka peluang pemasaran ke sektor industri maupun pasar modern yang menuntut standar mutu lebih tinggi.

Seperti dikatakan Louis Pasteur, pelopor ilmu mikrobiologi dunia, “Quality is the result of attention to detail.” (Kualitas adalah hasil dari perhatian terhadap hal-hal kecil). Kutipan ini sejalan dengan gagasan bahwa penyaringan sederhana dengan bahan yang tepat dapat memberikan perbedaan besar dalam kualitas akhir produk.

Melalui sinergi antara mahasiswa dan masyarakat desa, inovasi kecil berupa saringan nylon ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata menuju modernisasi produksi gula aren, tanpa menghilangkan nilai tradisional yang selama ini melekat pada kehidupan petani.

Sebagai penutup, tim pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang telah mendanai program ini sesuai kontrak pelaksanaan kegiatan:

  • Nomor: 062/C3/DT.05.00/PM/2025 (kontrak induk)
  • Nomor: 360-11/UN7.D2.1/PM/V/2025 (kontrak turunan).

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen pelaksana: Mj Rizqon Hasani, S.Hum., M.I.Kom. dan Dr. Adi Nugroho, M.Si. dari Universitas Diponegoro, serta Alfia Magfirona, S.T., M.T. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Mahasiswa, KKN, Undip, Kemendiktisaintek, Gula Aren

Sorotan


Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua