Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada 2022 dan 2023 hanya terdapat satu balita stunting di wilayah ini.
Namun, pemerintah kelurahan bersama kader dan PKK tetap menjalankan program berkelanjutan untuk memastikan kasus tersebut tidak meningkat.
Upaya ini meliputi pemantauan rutin di Posyandu, pelatihan gizi untuk kader, dan edukasi kesehatan balita.
Kader dibekali pengetahuan tentang gizi seimbang, pembuatan makanan tambahan bergizi, pentingnya ASI eksklusif, imunisasi, dan sanitasi lingkungan.
Hasilnya, kesadaran orang tua meningkat, kunjungan Posyandu bertambah, dan keterlibatan dalam pemantauan tumbuh kembang anak semakin aktif.
Sebagai dukungan tambahan, mahasiswa KKN-T 114 Universitas Diponegoro (UNDIP) hadir dengan tema “Pencegahan Dampak Buruk Stunting melalui Penguatan Kesehatan Ibu dan Keluarga” yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Kata Kunci : kelurahan kramas, semarang, kknt undip, stunting, posyandu, PKK
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB