Modern
Modern
Home
»
Lifestyle
»
Detail Berita


Wieteke van Dort alias Tante Lien, Penyanyi Geef Mij Maar Nasi Goreng, Meninggal Dunia

Foto: Wieteke van Dort alias Tante Lien 2009 (Wikipedia)
Modern
Oleh : Joko Yuwono

Den Haag, Gojateng.com — Aktris dan penyanyi Belanda kelahiran Surabaya, Wieteke van Dort atau yang lebih dikenal sebagai Tante Lien, meninggal dunia dalam usia 81 di Den Haag (15/07/2024).

Louisa Johanna Theodora van Dort, nama yang tak asing di kalangan penggemar televisi Belanda, merupakan aktris, penyanyi, dan penulis yang lahir pada 16 Mei 1943 di Surabaya, Indonesia.

Ketika Wieteke berusia 14 tahun, keluarganya pindah ke Belanda. Kepindahan ini membawa perubahan besar dalam hidupnya, namun juga membuka jalan bagi karier gemilang yang menantinya di dunia hiburan.

Karier Wieteke van Dort dimulai pada 1968 ketika dia berperan dalam acara anak-anak "Oebele" yang sangat populer di Belanda.

Acara ini menjadi batu loncatan baginya untuk mendapatkan berbagai peran di program televisi lainnya. Bakatnya dalam menyanyi, menulis, dan berakting membuatnya dikenal luas sebagai sosok serba bisa di industri hiburan.

Namun, peran yang paling ikonik dan membuatnya begitu dicintai oleh masyarakat Belanda adalah sebagai Tante Lien dalam "The Late Late Lien Show".

Acara ini, yang tayang perdana pada 1979, menampilkan karakter Tante Lien yang penuh dengan kehangatan dan nostalgia.

Melalui karakter ini, Wieteke mengenang masa-masa kolonial Belanda di Indonesia, menampilkan cerita-cerita yang penuh dengan humor dan keharuan.

Karakter Tante Lien terinspirasi dari pengalaman pribadi Wieteke dan kisah-kisah yang dia dengar dari orang-orang sekitarnya.

Lewat Tante Lien, Wieteke berhasil menciptakan jembatan antara budaya Belanda dan Indonesia, menghidupkan kembali kenangan masa lalu bagi generasi yang lebih tua dan memberikan wawasan sejarah bagi generasi muda.

Selain kariernya di dunia hiburan, Wieteke van Dort juga dikenal sebagai aktivis sosial yang peduli dengan nasib para veteran.

Pada 2009, dia menjadi sorotan dalam peringatan Hari Veteran di Den Haag, Belanda. Hari Veteran ini merupakan ajang untuk menghormati dan mengenang jasa para veteran yang telah berjuang untuk negara.

Wieteke, dengan latar belakang keluarganya yang juga memiliki hubungan erat dengan militer, merasa memiliki kewajiban moral untuk mendukung acara tersebut.

Dalam peringatan Hari Veteran 2009, Wieteke memberikan pidato yang mengharukan, mengenang para veteran yang telah mengorbankan banyak hal demi negara.

Dia berbicara tentang pentingnya mengenang jasa-jasa mereka dan memastikan bahwa generasi muda tidak melupakan sejarah dan pengorbanan para veteran.

Pidatonya yang penuh emosi dan keikhlasan mendapat sambutan hangat dari para hadirin.

Kehadiran Wieteke di acara tersebut tidak hanya sebagai bintang tamu, tetapi juga sebagai simbol dari hubungan yang erat antara Belanda dan Indonesia.

Sebagai seseorang yang lahir di Indonesia dan besar di Belanda, Wieteke memahami betul dinamika kedua negara tersebut.

Dia selalu berusaha untuk menjadi penghubung yang mengingatkan betapa pentingnya mengenang sejarah dan menghargai jasa-jasa para pahlawan.

Di luar karier dan aktivismenya, Wieteke van Dort juga dikenal sebagai penulis.

Dia menulis beberapa buku yang mengangkat tema-tema sosial dan sejarah, serta mencerminkan kecintaannya pada dua budaya yang membesarkannya.

Buku-bukunya tidak hanya diterima dengan baik di Belanda, tetapi juga mendapat apresiasi dari pembaca di Indonesia.

Wieteke van Dort telah menginspirasi banyak orang dengan karya-karyanya yang penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan dan sejarah.

Dia membuktikan bahwa melalui seni dan hiburan, seseorang dapat menyentuh hati banyak orang dan mengingatkan kita akan pentingnya mengenang masa lalu.

Karakter Tante Lien yang diciptakannya tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga pelajaran berharga tentang kehidupan, keberanian, dan cinta pada tanah air.

Peringatan Hari Veteran di Den Haag pada 2009 merupakan salah satu momen di mana Wieteke menunjukkan komitmennya untuk menghormati para veteran.

Melalui pidatonya, dia menegaskan bahwa mengenang jasa para pahlawan bukanlah sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebuah kewajiban moral yang harus selalu diingat oleh setiap generasi.

Namun, pada 15 Juli 2024, dunia hiburan dan para penggemarnya berduka. Wieteke van Dort meninggal dunia di Belanda pada usia 81 tahun.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang yang telah terinspirasi oleh karya-karyanya dan karakter Tante Lien yang penuh kehangatan.

Dengan segala pencapaian dan kontribusinya, Wieteke van Dort tetap menjadi sosok yang dicintai dan dihormati di Belanda.

Karyanya dalam menghubungkan dua budaya dan mengenang sejarah melalui seni akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Warisannya sebagai Tante Lien akan terus hidup di hati para penggemarnya, mengingatkan kita akan pentingnya cinta, keberanian, dan kenangan. (*)

Halaman :

Kata Kunci : Louisa Johanna Theodora van Dort, nama yang tak asing di kalangan penggemar televisi Belanda, merupakan aktris, penyanyi, dan penulis yang lahir pada 16 Mei 1943 di Surabaya, Indonesia.

Sorotan


Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua