“Selain keunikan tentu juga harus diperkuat manajemen dan nilai perusahan. Misalnya integritas, kolaboratif, tanggungjawab dan lain-lain,” katanya dalam peluncuran buku berjudul “Perjuangan Wanita Membangun Keuangan Syariah” di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Jumat (4/11/2022).
Menurut Deny Hendrawati, salah satu keunikan itu ada pada akadnya dan nilai universal yang disepakati semua manusia, yakni prinsip keadilan.
“Semua itu menjadi kunci untuk meningkatkan pelayanan dan inovasi produk, serta membina hubungan baik dengan internal perusahaan,” lanjutnya.
Nilai-nilai universal (universal value) yang ada dalam operasional bank syariah tercermin dari tersedianya akad-akad variatif yang tersedia bagi nasabah, baik nasabah yang memiliki kelebihan dana (surplus spending unit) maupun nasabah yang kekurangan dana (defisit speding unit) yang ingin mendapatkan pembiayaan dari bank syariah.
Bank syariah memiliki banyak akad yang variatif sehingga nasabah dapat memilih sesuai kebutuhan dan keinginannya, misalnya ingin melakukan transaksi dengan sistem jual beli, bisa memilih akad murabahah.
Sementara untuk nasabah yang berkeinginan transaksi sewa-menyewa bisa menggunakan akad ijarah. Untuk nasabah yang menginginkan hasil (return) yang lebih tinggi tersedia pilihan akad bagi hasil (mudharabah) dan akad kerjasama (musyarakah).
Selain itu, terdapat juga akad yang sifatnya untuk tujuan sosial (qord). Hal unik lainnya yang ada di bank syariah adalah adanya Dewan Pengawas Syariah (DPS).
Kehadiran DPS yang merupakan anggota dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) berfungsi untuk memastikan operasional bank sesuai dengan prinsip syariah sehingga nasabah tidak perlu khawatir akan penyalahgunaan produk-produk syariah dan akan meminimalisasi keraguan nasabah kepada bank syariah.
25 Tahun Membangun Keuangan Syariah
Peluncuran buku berjudul “Perjuangan Wanita Membangun Keuangan Syariah” dilakukan oleh Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Adiwarman A. Karim.
Buku ini bercerita pengalaman Deny Hendrawati selama meniti karir di bank syariah kurang lebih 25 tahun dari karyawan biasa hingga Direktur Utama.
Bahkan membawa bank yang dipimpinnya melantai di Bursa Efek Jakarta (BEJ), melesatkan aset hingga puluhan kali lipat.
Ia menuangkan pemikirannya bagaimana ekosistem keuangan syariah jadi salah satu solusi masalah bangsa.
Buku setebal 208 ini juga dilengkapi dengan testimoni banyak pihak yang mengetahui bagaimana kiprah Deny Hendrawati membina UMKM dan koperasi syariah dan BMT hingga memiliki aset 3 trilyun.
Dengan demikian strategi, prinsip dan manajemen yang diterapkan dapat memberi inspirasi bagi masyarakat.
“Prisip kami adalah berbagai pengalaman, berbagi ilmu, agar dapat menjadi manfaat bagi masyarakat luas,” kata Deny Hendrawati.
Hadir sebagai pembicara dalam peluncuran dan diskusi buku ini antara lain Adi Warman Karim, MBA (Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia), Dr. Munifah Syanwani, M.Si (Ketua Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia/PPUMI), Dwi Irianti, SH, MH (Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian keuangan), Sulistyowati, SE. MM (Anggota Badan pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji/BPKH), dan Ir. Cahyo Kartiko (Ketua Kompartemen BPRS Asbisindo).
Kata Kunci : Deny Hendrawati, Keuangan Syariah, Perbankan Syariah
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
18 Des 2025, 13:28 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB