Modern
Modern
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Kelompok 1 Tim 9 KKN IDBU Undip Dorong Penguatan Ekonomi Bumdes melalui Inovasi Budidaya Lele dan Optimalisasi Pasar Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang

Foto: Pelaksanaan Forum Group Discussion dan koordinasi pelaksanaan program optimalisasi pasar desa Suruh
Modern
Oleh : Reporter Kampus

Semarang, Gojateng.com — Mahasiswa Tim 9 KKN Universitas Diponegoro dalam mendorong penguatan ekonomi Bumdes melalui inovasi budidaya lele dan optimalisasi pasar di Desa Suruh, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang dilaksanakan dalam beberapa tahapan waktu yang berbeda karena terbagi atas dua fokus program berbeda yaitu pembibitan lele dan optimalisasi pasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi Desa Suruh dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki desa secara maksimal.

Fokus program yang pertama yaitu mengenai pembibitan lele, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan masterplan budidaya pembibitan ikan lele bersama pelaku budidaya, Karang Taruna, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Suruh. Acara ini berlangsung pada Kamis, 14 Agustus 2025 di Ruang Pertemuan PKK Balai Desa Suruh.

Kegiatan FGD ini bertujuan untuk menyatukan gagasan dan menyusun strategi pengembangan budidaya ikan lele, khususnya pada aspek pembibitan yang lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan. Melalui diskusi ini, diharapkan muncul kesepakatan bersama dalam perencanaan tata kelola kolam, pemilihan indukan, manajemen pakan, serta pemetaan peluang pemasaran benih lele ke tingkat lokal maupun regional.

"FGD ini menjadi ruang bagi semua pihak untuk berbagi pengalaman dan ide. Kami ingin menghadirkan masterplan yang tidak hanya aplikatif, tetapi juga sesuai dengan kondisi sosial dan potensi ekonomi Desa Suruh," ungkap Wahyu Sigit selaku perwakilan mahasiswa KKN dalam sambutannya.

Pada forum tersebut, para pelaku budidaya menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari desain kolam yang belum optimal, tingginya angka kematian benih akibat penyakit, hingga keterbatasan akses pasar. Sementara itu, Karang Taruna menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mendukung usaha pembibitan ikan lele sebagai peluang ekonomi baru.

"Anak muda di desa sebenarnya tertarik ikut usaha pembibitan, tapi masih bingung mulai dari mana. Dengan adanya rencana yang jelas, kami jadi lebih percaya diri untuk ikut terlibat. Kami pun berharap dengan adanya masterplan ini, budidaya ikan lele di Desa Suruh bisa lebih terarah dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga" ujar Alief selaku perwakilan dari Karang Taruna Desa Suruh.

BUMDes Suruh juga menyatakan kesiapan untuk berperan sebagai mitra dalam pengelolaan dan pemasaran, sehingga pembibitan ikan lele dapat menjadi program unggulan desa yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Fokus program kedua yaitu menyasar pada optimalisasi pasar Suruh. Pada optimalisasi pasar suruh program dirancang dengan tujuan memperkuat peran pasar sebagai pusat ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat desa. Optimalisasi pasar dipandang penting karena Pasar Suruh berperan sebagai tempat jual beli sekaligus mempresentasikan wajah desa di hadapan masyarakat luas.

Keberadaan pasar yang tertata, bersih, dan memiliki nilai sosial yang kuat perlu diperkenalkan lebih jauh agar daya tariknya meningkat. Terdapat beberapa program yang diusulkan, yaitu pembuatan video profil pasar Suruh, optimalisasi radio pasar, pendampingan hukum tentang kontrak jual beli dan sewa menyewa, penyusunan modul praktis laporan keuangan, hingga pada pembuatan website pasar Etalase Suruh.

Video profil pasar Suruh dilakukan untuk mengenalkan pasar Suruh dengan menyoroti nilai-nilai sosial, budaya, dan agama yang sangat kental, tercermin dari papan berisi doa masuk pasar dan kegiatan rutin berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilakukan setiap jam sepuluh pagi pada hari Senin, untuk menumbuhkan rasa kebangsaan di ruang publik.

Disamping itu, dijalankan pula program optimalisasi radio Pasar yang dinamakan dengan "Radio Swara Suruh". Radio Swara Suruh merupakan nama baru radio pasar yang diberikan oleh mahasiswa KKN untuk membuat radio pasar lebih mudah diingat. Nur Fatan sebagai lurah pasar atau pimpinan pasar mendukung penuh program ini dan menyebutkan bahwa ini merupakan program baru khususnya di radio pasar sendiri.

"Saya kira bagus Mba. Ini merupakan program yang baru dan terus terang kita belum bisa melaksanakan, tapi dengan kehadiran teman-teman KKN Undip bisa membantu radio pasar ini, minimal saat on air bisa mengenalkan radio pasar ke warga pasar suruh. Walaupun sebenarnya sudah sempat diberitahukan bahwa ada radio pasar tapi masih banyak kendala jadi belum optimal," ungkap Bapak Nur Fatan (lurah pasar desa Suruh).

Sejak tanggal 11 Agustus 2025, tim mulai mengisi program siaran rutin setiap Senin dan Kamis pukul 09.00-10.00 pagi dengan program beragam mulai dari iklan layanan masyarakat, berita terkini, pemutaran lagu, jingle hingga edukasi mengenai sejarah untuk mengisi hari penting nasional. Menanggapi permasalahan kurangnya penyiar Radio Swara Suruh, Tim KKN menyiapkan rekaman yang dapat diputar berulang.

Selain itu terdapat pula pendampingan hukum tentang kontrak jual beli dan sewa menyewa dengan menyediakan modul dan contoh kontrak sederhana bagi penjual dan pembeli. Pada bidang keuangan, pendampingan difokuskan pada Persada yang mempunyai keterbatasan pencatatan, melalui penyusunan modul praktis laporan keuangan serta penyediaan format siap pakai.

Inovasi lain yang dikembangkan adalah website pasar "Etalase Suruh", yang dirancang untuk memuat informasi lengkap mengenai kios, lokasi, hingga kontak pedagang. Dengan adanya website, pembeli akan lebih mudah menemukan produk yang dicari, bahkan dapat melakukan pemesanan secara online.

Melalui program-program yang telah dilaksanakan diatas, diharapkan masyarakat Desa Suruh dapat merasakan manfaat nyata. Baik dari peningkatan produktivitas budidaya lele maupun melalui penguatan pasar desa. Kehadiran Tim 9 KKN Undip diharapkan tidak hanya memberikan inovasi tetapi juga membuka peluang keberlanjutan program agar semakin mendorong perekonomian desa yang berkembang.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKNT Undip, Semarang, Desa Suruh, Budidaya Lele, Ekonomi

Sorotan


Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua