Modern
Modern
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Mahasiswa KKN Undip Gelar Workshop Ecobrick, Warga Tambangan Belajar Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Guna

Foto: Mahasiswa KKN-T Tim 85 Undip Berhasil Mengadakan Workshop Seputar Pembuatan Ecobrick dari Limbah Plastik Kepada Ibu-ibu PKK RW 3, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang
Modern
Oleh : Reporter Kampus

Mijen, Semarang, Gojateng.com -- Persoalan limbah plastik rumah tangga masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Menyikapi hal tersebut, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam Tim KKN-T IDBU 85 menginisiasi program kreatif berupa "Workshop Pembuatan Ecobrick sebagai Solusi Kreatif untuk Pemanfaatan Limbah Plastik Bernilai Guna".

Program ini dipelopori oleh Alfin Fadillah, mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip. Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 Juli 2025 ini menyasar warga RW 3 Tambangan sebagai upaya memberikan edukasi dan praktik langsung pemanfaatan limabh plastik melalui program 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Dalam workshop, warga diperkenalkan pada konsep ecobrick sebagai solusi kreatif pemanfaatan botol plastik bekas yang diisi limbah plastik non-organik padat hingga menjadi bata ramah lingkungan. Peserta belajar tahapan pembuatan mulai dari pemilahan limbah, pembersihan, pengeringan, hingga pengisian botol plastik dengan teknik yang tepat.

Antusiasme warga terlihat saat mereka mencoba langsung membuat ecobrick. Beberapa hasil ecobrick yang jadi dalam workshop bahkan dimanfaatkan untuk produk sederhana, seperti pot tanaman. "Dengan ecobrick, limbah plastik yang semula hanya menumpuk bisa disulap menjadi sesuatu yang bermanfaat dan punya nilai guna," jelas Alfin saat mendampingi warga dalam praktik.

Melalui kegiatan ini, warga diajak memahami dampak negatif penggunaan plastik sekali pakai terhadap lingkungan serta pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Workshop ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan bank sampah Tambangan, yang selama ini sudah berjalan aktif namun masih terkendala penumpukan plastik non-organik.

"Harapannya, warga bisa lebih konsisten dalam mengelola sampah rumah tangga, bukan hanya dijual ke bank sampah, tapi juga dimanfaatkan menjadi ecobrick yang bisa dipakai bersama," tambah Alfin.

Meski program berjalan sukses, beberapa hambatan tetap ditemui. Masih ada warga yang kurang konsisten melakukan pemilahan limbah di rumah sehingga bahan ecobrick tidak selalu tersedia dalam kondisi bersih dan kering. Selain itu, sebagian warga menilai proses pembuatan ecobrick membutuhkan waktu dan kesabaran ekstra, sehingga motivasi bisa menurun jika tidak ada pendampingan rutin.



Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKNT Undip, Semarang, Ecobrick, Plastik, PKK

Sorotan


Akar Filosofis Ngopeni Ngelakoni dalam Kehidupan Masyarakat Jawa Tengah

Nasional

SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN

Daerah

Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua