serta Fitur kode QR yang berisi e-book dan video tutorial pembuatan produk yang dikembangkan oleh Lucky Barga (Teknik Komputer, FT) dan Dhia Shofi (Psikologi, FPsi).
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Peserta mengajukan pertanyaan seputar durasi penggunaan bioherbisida dan biostimulan, komposisi bahan, hingga cara penyimpanan yang tepat.
Tidak hanya itu, beberapa Ibu PKK juga membagikan pengalaman mereka dalam membuat dan menggunakan produk serupa, sehingga diskusi menjadi lebih kaya akan praktik nyata di lapangan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa kelompok 4 KKN-T UNDIP Tim 146 berharap pengetahuan yang dibagikan dapat mendorong masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka.
Inovasi sederhana seperti bioherbisida, biostimulan, dan biopori dinilai mampu menjadi solusi ramah lingkungan yang murah, mudah, dan efektif untuk menjaga pertanian yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa.
Penulis:
Kata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Pertanian Ramah Lingkungan, Bioherbisida, Biostimulan, Biopori
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB