Perpustakaan ini dibangun atas inisiatif mahasiswa KKN-T Undip Tim 169 tahun 2025 yang didukung penuh oleh pemerintah desa dan warga Klitikan, serta peran aktif karang taruna dan siswa-siswi sekolah dasar. Bangunan perpustakaan menempati salah satu ruangan di BUMDes Desa Klitikan yang sebelumnya telah lama terbengkalai dan terakhir digunakan pada tahun 2020 untuk kegiatan lain.
"Kami berharap perpustakaan ini jadi tempat belajar dan berkembang bagi generasi muda," ujar Surinto, Kepala Desa Klitikan, dalam sambutannya saat peresmian.
Berangkat dari Keterbatasan
Sebelumnya, Desa Klitikan memang telah memiliki perpustakaan. Namun, fasilitas tersebut dinilai belum layak dan kurang menunjang kegiatan literasi warga. Lokasinya yang sempit serta kurang strategis membuat akses terhadap buku bacaan menjadi terbatas, terutama bagi anak-anak. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T 169 bersama warga berinisiatif memindahkan dan merenovasi ruang di BUMDes menjadi perpustakaan yang lebih layak, representatif, dan ramah anak.
Proses Gotong Royong dan Kolaborasi
Pembangunan perpustakaan dilakukan secara gotong royong. Karang taruna yang dipimpin oleh Yashinta ikut terlibat aktif dalam kegiatan bersih-bersih, penataan ruangan, dan pengecatan. Mahasiswa KKN-T 169 turut membantu dalam proses pendataan koleksi buku, pengadaan rak, pelabelan, serta penyusunan ruang baca.
Sebagian besar koleksi buku diperoleh melalui donasi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas), yang memberikan dukungan berupa buku bacaan anak, buku pengetahuan umum, serta buku cerita inspiratif. Perpustakaan Desa Klitikan juga dilengkapi dengan fasilitas sederhana seperti meja baca, pojok dolan, pajangan foto pahlawan, dan perlengkapan menulis yang menunjang kegiatan literasi anak.
Peresmian Meriah dan Penuh Harapan
Acara peresmian berlangsung khidmat namun meriah. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa dan Ketua KKN-T 169, Awan. Momen simbolis berupa pemotongan pita dan pemotongan tumpeng menjadi tanda bahwa Perpustakaan Mugi Cerdas resmi dibuka untuk umum.
Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan literasi bersama anak-anak MI Tarbiyatus Sibyan, yaitu program "Bacakan Saya Buku" dan menulis cerita berbasis isi buku bacaan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka membaca dengan penuh semangat dan bercerita tentang apa yang mereka pelajari dari buku.
Menuju Pusat Literasi Desa
Dengan diresmikannya perpustakaan ini, masyarakat Desa Klitikan berharap akan lahir lebih banyak kegiatan yang mendukung peningkatan wawasan dan keterampilan anak-anak. Pemerintah desa bersama mahasiswa KKN-T 169 juga merencanakan adanya kelas literasi berkala, seperti pelatihan menulis, membaca bersama, dan pengenalan teknologi dasar.
"Kami ingin perpustakaan ini menjadi pusat literasi warga Klitikan, bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk remaja dan orang tua," ungkap Awan, Ketua Tim KKN-T 169.
Dalam kesempatan yang sama, Yashinta, perwakilan dari Karang Taruna Desa Klitikan, juga menyampaikan harapan yang mendalam terhadap kehadiran perpustakaan ini:
"Dengan hadirnya Perpustakaan Desa Klitikan, aku berharap dapat tercipta budaya literasi yang lebih kuat di tengah masyarakat yang dapat menjadi tempat pembelajaran dan informasi bagi seluruh warga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Selain itu aku juga berharap perpustakaan ini tidak hanya menyediakan buku bacaan, tetapi juga menjadi ruang yang nyaman untuk diskusi, belajar bersama, dan mengembangkan potensi warga desa. Dengan adanya perpustakaan desa aku juga berharap dapat menjadi sarana pendukung untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan, meningkatkan kualitas masyarakat sehingga berdampak pada kemajuan desa nantinya."
Perpustakaan Mugi Cerdas diharapkan menjadi simbol dari gerakan literasi desa berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat. Semangat gotong royong, komitmen terhadap pendidikan, serta dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini.
Kata Kunci : KKNT Undip, Grobogan, Perpustakaan Baru, Literasi
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB