Dua mahasiswa tersebut, yaitu Chantika Elda Khaliqa dan Adinda Karisma, menerapkan pendekatan kimia-fisika untuk menguji kelayakan nutrisi pakan serta kualitas pupuk kompos yang dihasilkan. Analisis dilakukan untuk melihat sejauh mana produk-produk tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan).
Pada 12 Juli 2025, tahapan kegiatan analisis pakan dan pupuk kompos diawali dengan survei lapangan, pengumpulan informasi melalui wawancara Bapak Mardiyono, serta pengambilan sampel langsung dari lokasi peternakan.
Sampel pakan dan kompos kemudian dianalisis di laboratorium Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP. Dengan sampel pakan dianalisis di laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan menggunakan metode gravimetri untuk mengukur kadar air dan kadar abu serta metode Kjeldahl untuk mengukur protein kasar.
Sementara, sampel pupuk kompos dianalisis di laboratorium Agroekoteknologi menggunakan metode gravimetri untuk mengukur kadar air, metode Kjeldahl untuk mengukur nitrogen total (N), metode spektrofotometri UV-Vis untuk mengukur fosfor (P₂O₅), metode AAS (Spektrofotometri Serapan Atom) untuk mengukur kalium (K₂O), serta metode Walkley-Black untuk mengukur karbon organik.
Standar yang dijadikan acuan dalam mutu pakan berupa SNI 8819:2019 tentang Pakan Konsentrat Domba Penggemukan serta mutu pupuk kompos berupa SNI 19-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos dari Sampah Organik Domestik dan Peraturan Menteri Pertanian nomor 70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah. Evaluasi ini membantu mengukur sejauh mana produk peternakan telah memenuhi kriteria mutu yang ditetapkan.
Hasil analisis pakan menunjukkan bahwa parameter kadar abu dan protein kasar telah memenuhi standar mutu. Hal ini menandakan bahwa pakan tersebut menunjukkan kecukupan mineral tanpa kelebihan yang bisa mengganggu metabolisme ternak serta memiliki kandungan protein yang cukup untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas ternak.
Kata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Pupuk Kompos, Pakan Ternak, Bangsal Wedhus Marimulyo
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Nasional
22 Des 2025, 11:48 WIB
Daerah
18 Des 2025, 13:28 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB