Salah satu program unggulan berasal dari lingkar sosial humaniora (soshum), tepatnya dari divisi creative dan marketing, yang bertugas mengoptimalkan pemasaran serta membangun citra peternakan domba Bangsal Wedhus.
Bangsal Wedhus merupakan peternakan mandiri yang dikelola oleh Mas Mardiyono. Peternakan ini memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas, terutama oleh generasi muda.
Tim creative marketing kami yang terdiri dari Raka Pradhana Arditya (Administrasi Publik), Evania Angel Callista (Ilmu Komunikasi), Aisya Nurizzah Azzahra (Antropologi Sosial), Kintan Aqilla (Ilmu Pemerintahan), Arnes Fatma (Sastra Indonesia), dan Thalia Nurhaliza Intriasari (Sastra Inggris), merancang program branding digital yang tidak hanya bertujuan meningkatkan visibilitas, tetapi juga mengubah citra peternakan di mata Gen Z.
Selama ini, dunia peternakan kerap dianggap sebagai bidang kuno, identik dengan pekerjaan fisik dan generasi tua. Untuk mematahkan stereotip ini, tim membangun narasi bahwa peternakan justru memiliki potensi sebagai ladang usaha modern yang bisa dikelola oleh anak muda dari berbagai disiplin ilmu.
Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis komunikasi digital, mereka ingin menunjukkan bahwa peternakan juga bisa menjadi ruang cuan dan aktualisasi diri. Strategi utama yang digunakan adalah pemanfaatan media sosial, khususnya Instagram @bangsal_wedhus sebagai kanal komunikasi digital.
Tim secara konsisten memproduksi dan mengunggah konten kreatif setiap minggu, dengan visual dan narasi yang dirancang agar relevan bagi Gen Z.
Empat konten utama telah dipublikasikan, yakni konten pertama adalah edukasi ringan mengenai ciri-ciri domba sehat, yang bertujuan memberikan pengetahuan dasar kepada audiens bahwa kualitas peternakan dimulai dari kesehatan hewan, yang dapat dinilai dari kondisi fisik, bulu, hingga respons terhadap lingkungan.
Konten kedua yang banyak menarik perhatian adalah “Gen Z Core”, sebuah konten hiburan yang memperlihatkan sisi santai dan menyenangkan dari dunia peternakan.
Mulai dari membuat video TikTok, memberi makan, mencukur bulu, hingga berfoto dengan domba menjadi bagian dari narasi kreatif yang dirancang agar dekat dengan kehidupan digital anak muda.
Dua konten lainnya berisi kisah inspiratif Mas Mardiyono dalam membangun Bangsal Wedhus dari nol. Dengan gaya storytelling yang ringan dan menggugah, kisah ini memperlihatkan bahwa siapa pun bisa memulai usaha peternakan selama memiliki tekad dan semangat belajar.
Selain menampilkan kerja tim creative marketing, konten-konten yang diunggah juga memperlihatkan kolaborasi lintas lingkar KKN seperti biologi, ekonomi, dan IT.
Hal ini menekankan bahwa dunia peternakan melibatkan berbagai keilmuan, dari pengelolaan pakan, strategi bisnis, pencatatan keuangan, hingga teknologi digital. Seluruh kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi konkret dari tim creative marketing dalam membangun branding Bangsal Wedhus.
Harapannya, akun Instagram @bangsal_wedhus dapat menjadi platform inspiratif dan edukatif, yang tidak hanya memperluas jangkauan peternakan secara daring, tetapi juga mengubah cara pandang Gen Z terhadap sektor agrikultur.
Sebagai penutup, pendekatan humanistik dan kreatif ini diharapkan menjadi langkah awal agar generasi muda tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku aktif dalam dunia peternakan yang berkelanjutan dan berdaya saing digital.
Ditulis oleh Aisyah Nurizzah Azzahra mahasiswa Antropologi Sosial, Arnes Fatma mahasiswa Sastra Indonesia, Evania Angel Callista mahasiswa Ilmu Komunikasi, Kintan Aqilla mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Raka Pradhana Arditya mahasiswa Administrasi Publik, Thalia Nurhaliza Intriasari mahasiswa Sastra Inggris.
Kata Kunci : KKNT Undip, Gen Z, Branding, Kandang Domba, Bangsal Wedhus
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB