Anisa Hana (Hana), Callista Al Sadila (Callista), Herlina Setiawati (Herlina), Raisya Noerzahrani (Raisya), dan Zalfatekha Putri (Zalfa), dalam pelaksanaannya berperan sebagai observer (pengamat) yang melakukan kegiatan tersebut sebanyak 5 waktu dalam sehari.
Monitoring dilakukan pada waktu 07.00 WIB, 10.00 WIB, 13.00 WIB, 16.00 WIB, dan 19.00 WIB pada titik yang telah ditentukan sebelumnya.
Pelaksanaan kegiatan program kerja penginderaan urine diawali dengan survei lokasi kandang domba di Bangsal Wedus Marimulyo.
Selanjutnya, dilakukan penciuman urine dan feses di tiga lokasi yang berbeda, yaitu di stasiun 1, 2 dan 3 yang berada di antara kandang.
Observasi dilakukan sebanyak enam kali dalam sehari, yakni pada pukul 07.00, 10.00, 13.00, 15.00, 17.00, dan 19.00 WIB selama 3 hari yaitu mulai tanggal 17 – 19 Juli 2025. Setiap sesi penciuman dilakukan oleh tim dengan pendekatan observasional langsung di kandang domba.
Hasil pengamatan aroma dikategorikan ke dalam empat parameter pengukuran, yaitu: tidak bau, sedikit bau, bau, dan sangat bau.
Kata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Urine Domba, Sensoris, Amonia, Bangsal Wedus Marimulyo
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB