Modern
Modern
Home
»
Gojapan
»
Detail Berita


Gyaru, Tren Fashion Anak Muda Jepang yang Mendobrak Tradisi

Foto: Tren gyaru populer pada akhir 1980-an dan mencapai puncaknya pada 1990-an hingga awal 2000-an. (hellolizziebee.com)
Modern
Oleh : Reporter Kampus

Semarang, Gojateng.com — Jepang selalu menjadi pusat perhatian dunia dalam hal budaya dan tren fashion yang unik. Salah satu subkultur fashion yang menonjol dan memiliki dampak besar di kalangan anak muda adalah Gyaru. Sebenarnya apa sih Gyaru itu?

Gaya bukan hanya sekadar pilihan mode, melainkan juga bentuk pernyataan diri yang kuat, menolak konvensi tradisional dan merayakan kebebasan berekspresi.

Istilah Gyaru sendiri berasal dari kata "Gal" atau "Girl" dalam bahasa Inggris, yang berarti "gadis". Tren ini mulai populer pada akhir 1980-an dan mencapai puncaknya pada 1990-an hingga awal 2000-an.

Awalnya, gaya ini terinspirasi oleh budaya California, dengan kulit kecokelatan, rambut pirang, dan makeup mencolok. Namun, seiring waktu, Gyaru berevolusi menjadi lebih kompleks, menciptakan berbagai subkategori dengan gaya yang unik.

Sejarah dan Asal Mula Gyaru

Gyaru lahir sebagai bentuk perlawanan terhadap standar kecantikan tradisional Jepang yang cenderung mendewakan kulit putih, rambut lurus hitam, dan sikap sopan yang pasif.

Gadis-gadis muda yang mengadopsi gaya ini ingin menunjukkan bahwa mereka juga memiliki kontrol penuh atas tubuh dan penampilan mereka, tanpa harus mengikuti norma yang ditentukan masyarakat.

Pada awalnya, gaya ini identik dengan kulit yang sengaja dibuat gelap menggunakan tanning lotion, riasan mata dramatis, dan rambut yang diwarnai pirang atau bahkan berwarna pastel.

Aksesori yang mencolok seperti kuku palsu panjang, pakaian berwarna cerah, dan sepatu platform tinggi juga menjadi ciri khas.

Namun, pada pertengahan 1990-an, subkultur ini mulai berkembang ke berbagai arah, menghasilkan variasi seperti Kogyaru, Ganguro, Hime Gyaru, dan Manba, masing-masing dengan ciri khas dan estetika yang berbeda.

Berikut ini beberapa kategori Gyaru yang sedang populer di Jepang.

1. Kogyaru

Kogyaru adalah salah satu variasi pertama dari gaya Gyaru, yang sering diasosiasikan dengan pelajar perempuan. Mereka mengenakan seragam sekolah yang dimodifikasi dengan rok pendek, kaus kaki panjang (*loose socks*), dan sering melengkapi penampilan dengan tas desainer.

2. Ganguro

Ganguro adalah salah satu variasi yang paling ekstrem, dengan kulit yang sangat gelap, rambut pirang mencolok, dan riasan putih di sekitar mata dan bibir. Gaya ini menjadi simbol perlawanan terhadap standar kecantikan tradisional Jepang.

3. Hime Gyaru

Dikenal sebagai "putri Gyaru," gaya ini menampilkan pakaian yang terinspirasi dari gaya bangsawan Eropa, dengan gaun berenda, tiara, dan rambut yang dikeriting tebal.

4. Manba dan Yamanba

Manba dan Yamanba merupakan evolusi dari Ganguro, dengan riasan yang lebih mencolok dan pakaian berwarna neon. Kedua gaya ini sering dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap gaya feminin yang lebih konvensional.

Filosofi di Balik Gyaru

Meski terlihat seperti sekadar tren fashion, Gyaru membawa pesan mendalam tentang pemberdayaan perempuan muda.

Mereka yang mengadopsi gaya ini ingin menunjukkan bahwa mereka bebas menentukan standar kecantikan mereka sendiri.

Dalam budaya Jepang yang sering menuntut keseragaman, Gyaru seakan memberikan ruang bagi anak muda untuk tampil beda dan merayakan identitas mereka.

Selain itu, komunitas Gyaru juga dikenal sangat inklusif. Mereka sering berkumpul dalam grup-grup yang disebut Gyaru Circles, di mana mereka berbagi tips fashion, makeup, dan saling mendukung satu sama lain.

Hal ini menciptakan rasa kebersamaan yang kuat di kalangan para pengikut subkultur ini.

Meskipun popularitas Gyaru telah menurun sejak awal 2010-an, pengaruhnya masih terasa hingga kini.

Banyak elemen dari gaya Gyaru, seperti makeup dramatis dan fashion eksentrik, yang terus muncul dalam berbagai tren mode modern di Jepang.

Selain itu, gaya ini juga mendapat perhatian internasional berkat media sosial dan platform seperti TikTok dan Instagram, di mana anak muda dari berbagai negara mencoba meniru gaya Gyaru dengan sentuhan modern.

Pengaruh Gyaru di Dunia Fashion Global

Tidak dapat disangkal bahwa Gyaru telah memengaruhi dunia fashion global. Dari peragaan busana hingga makeup tutorial di YouTube, gaya ini menjadi sumber inspirasi yang tak ada habisnya.

Bahkan, banyak desainer internasional yang mengadaptasi elemen-elemen Gyaru ke dalam koleksi mereka.

Gyaru membuktikan bahwa fashion adalah lebih dari sekadar penampilan luar. Ia adalah cara untuk mengekspresikan diri, menolak standar yang kaku, dan merayakan keberagaman dalam bentuk yang paling kreatif. (*)

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Gyaru adalah trend fashion anak muda Jepang

Sorotan


Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua