Persiapan ini tidak hanya mempercantik kota tetapi juga menggambarkan semangat kebersamaan dalam keberagaman budaya.
Pemerintah Kota Semarang, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), memandang pemasangan dekorasi ini sebagai bagian dari bentuk akulturasi budaya dan toleransi antarumat beragama.
Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso Poespojoedho, menjelaskan tradisi menghias kota tidak hanya dilakukan untuk menyambut Imlek, tetapi juga pada perayaan hari besar lainnya seperti Natal, Idulfitri, dan peringatan nasional.
“Kami ingin menghadirkan suasana perayaan yang hangat dan meriah di berbagai momentum besar. Selain itu, kami berharap keindahan ornamen ini bisa meningkatkan daya tarik Kota Semarang sebagai destinasi wisata,” ungkap Wing melalui website resmi Kota Semarang pada Sabtu (18/1).
Pemasangan ornamen Imlek tahun ini mengusung tema harmoni dan keberagaman, sejalan dengan semangat masyarakat Kota Semarang yang dikenal majemuk.
Selain lampion, kawasan Pecinan juga dihias dengan ornamen lain, seperti lentera besar, dekorasi khas Tionghoa, dan instalasi seni yang menciptakan suasana semakin semarak.
Kata Kunci : Persiapan Kota Semarang menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2025
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB