Sejarah Kabuki
Kabuki pertama kali diperkenalkan pada awal abad ke-17, tepatnya pada tahun 1603, oleh seorang wanita bernama Izumo no Okuni.
Okuni adalah seorang penari kuil (miko) yang memiliki kreativitas luar biasa. Ia memulai pertunjukan Kabuki dengan menampilkan tarian dan drama yang menggambarkan kehidupan sehari-hari serta kisah cinta.
Pertunjukan ini dilakukan di tepi Sungai Kamo di Kyoto, dan dengan cepat menarik perhatian masyarakat.
Pada awalnya, Kabuki dimainkan oleh para wanita. Namun, popularitasnya yang meroket membawa tantangan baru, karena ada kekhawatiran bahwa unsur hiburan ini menjadi terlalu vulgar dan tidak sesuai dengan norma masyarakat saat itu.
Pada tahun 1629, pemerintah Tokugawa melarang wanita tampil dalam Kabuki, dan sebagai gantinya, pria mulai mengambil peran, termasuk memainkan karakter wanita (onnagata).
Kata Kunci : Budaya Jepang yang terkenal, Tradisi seni budaya Jepang
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB