Dari pesta pernikahan hingga perayaan musim, kimono menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Jepang yang terus lestari hingga saat ini.
Asal-Usul dan Sejarah Kimono
Sejarah kimono dapat ditelusuri hingga periode Heian (794–1185), meskipun bentuk awalnya jauh berbeda dengan kimono modern. Pada masa itu, pakaian tradisional Jepang dikenal dengan nama Kosode, yang berarti "lengan pendek".
Kosode adalah busana sehari-hari yang sederhana, tetapi pada zaman ini juga mulai muncul tren berlapis-lapis pakaian yang dikenal sebagai Juni-Hitoe, atau "dua belas lapis pakaian".
Pada periode Edo (1603–1868), kosode berevolusi menjadi kimono seperti yang kita kenal sekarang. Saat itu, kimono bukan hanya pakaian sehari-hari, tetapi juga menjadi indikator status sosial dan ekonomi.
Motif, warna, dan bahan yang digunakan pada kimono menunjukkan kelas sosial pemakainya. Misalnya, samurai biasanya memakai kimono dengan desain yang lebih sederhana, sementara kalangan pedagang yang kaya sering kali mengenakan kimono dengan motif yang rumit dan warna cerah.
Kata Kunci : Sejarah Kimono berawal dari periode Heian (794–1185), busana tradisional Jepang ini tidak hanya mencerminkan keindahan estetika.
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB