Modern
Modern
Home
»
Gojapan
»
Detail Berita


Onsen, Tradisi Masyarakat Jepang Berendam di Air Panas yang Menyegarkan

Foto: Pemandian air panas, yang dikenal sebagai onsen, merupakan salah satu pengalaman budaya paling ikonik di Jepang (advantour.com).
Modern
Oleh : Reporter Kampus

Semarang, Gojateng.com — Pemandian air panas, yang dikenal sebagai Onsen, termasuk salah satu budaya paling ikonik di Jepang. Lebih dari sekadar tempat untuk berendam, tradisi ini menghubungkan manusia dengan alam sekaligus bermanfaat untuk kesehatan.

Secara sederhananya, onsen merujuk pada sumber air panas alami yang muncul dari aktivitas vulkanik. Negara ini memang terletak di atas empat lempeng tektonik utama, yaitu Lempeng Pasifik, Lempeng Laut Filipina, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Amerika Utara.

Pergerakan dan tumbukan lempeng-lempeng ini telah membentuk topografi Jepang yang dramatis, menciptakan medan pegunungan dan aktivitas vulkanik. Aktivitas vulkanik inilah yang menjadi sumber mata air panas Jepang.

Saat air hujan meresap ke dalam tanah, air tersebut dipanaskan oleh magma yang berada jauh di dalam Bumi. Air panas ini, yang sering kali diperkaya dengan mineral dari batuan di sekitarnya, kemudian naik kembali ke permukaan, muncul sebagai mata air panas.

Kandungan mineral spesifik setiap mata air bervariasi tergantung pada geologi setempat, yang menjadikan setiap onsen memiliki khasiat unik dan diklaim bermanfaat untuk kesehatan, mulai dari meningkatkan sirkulasi darah hingga meredakan nyeri otot.

Onsen dapat ditemukan di berbagai lokasi. Di Jepang, terdapat lebih dari 25.000 sumber air panas, dengan sekitar 3.000 resor onsen yang tersebar di seluruh negeri.

Dari mata air berbelerang di Hakone hingga air yang kaya zat besi di Beppu; dari tempat onsen populer di dekat daerah perkotaan hingga tujuan sumber air panas terpencil, setiap wilayah menawarkan pengalaman onsen yang berbeda.

Ada juga onsen dalam ruangan (indoor) dan luar ruangan (rotenburo), masing-masing memberikan pengalaman unik sesuai dengan preferensi pengunjung.

Suhu air di onsen dapat berkisar dari 25°C yang nyaman hingga 105°C yang menyengat, meskipun sebagian besar fasilitas pemandian mengatur suhu untuk keamanan dan kenyamanan.

Sejarah Onsen

Pemanfaatan sumber air panas di Jepang sudah ada sejak lebih dari seribu tahun yang lalu, dengan catatan tertulis tertua muncul pada abad ke-8.

Di Jepang kuno, onsen sering ditemukan oleh para pemburu yang mengikuti hewan yang terluka atau oleh para biksu Buddha selama praktik pertapaan mereka di pegunungan.

Sumber air panas ini awalnya dihargai karena khasiat penyembuhannya yang dianggap sering dikaitkan dengan dewa-dewi setempat. Banyak onsen menjadi tempat ziarah, dengan kuil dan tempat pemujaan yang dibangun di dekatnya.

Selama periode Edo (1603-1868), seiring dengan meningkatnya perjalanan domestik, kota-kota onsen mulai berkembang pesat.

Kota-kota ini, seperti Kusatsu di Prefektur Gunma atau Dogo Onsen di Prefektur Ehime, menjadi tujuan populer untuk penyembuhan dan kesenangan. Selama masa inilah budaya toji, atau terapi sumber air panas, menyebar luas.

Modernisasi Jepang pada era Meiji (1868-1912) membawa kebiasaan mandi dan praktik medis Barat. Namun, alih-alih menggantikan budaya onsen tradisional, pengaruh baru ini sering kali dimasukkan, yang mengarah pada pengembangan fasilitas onsen bergaya resor yang besar di seluruh Jepang.

Pengalaman Onsen

Merasakan kehangatan air onsen sambil menikmati pemandangan alam yang memukau adalah pengalaman yang tidak bisa dilupakan.

Bagi pengunjung yang baru pertama kali mengikuti tur mandiri di Jepang, etika onsen mungkin tampak menakutkan, tetapi memahami beberapa poin penting akan memastikan pengalaman yang nyaman.

  1. Membersihkan Diri Terlebih Dahulu. Sebelum masuk ke onsen, pengunjung diwajibkan untuk membersihkan tubuh di area pancuran yang telah disediakan. Ini adalah bentuk rasa hormat kepada sesama pengguna onsen.
  2. Tidak Menggunakan Pakaian atau Handuk. Berendam di onsen dilakukan tanpa busana. Meskipun terdengar canggung bagi sebagian orang, ini adalah cara tradisional untuk menjaga kebersihan air.
  3. Menghormati Ketentuan dan Privasi. Beberapa onsen memiliki aturan khusus, seperti larangan bagi orang dengan tato atau pemisahan area pria dan wanita. Sebaiknya ikuti aturan yang ada untuk menghormati tradisi setempat.

Jenis-Jenis Onsen

Onsen di Jepang sangat beragam, dan masing-masing memiliki karakteristik unik berdasarkan kandungan mineralnya.

Sulfur Onsen (Belerang), airnya memiliki aroma khas seperti telur busuk, tetapi dipercaya efektif untuk mengatasi masalah kulit dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Iron Onsen (Besi), warna airnya cenderung kemerahan atau cokelat. Onsen ini cocok untuk meningkatkan sirkulasi darah dan meredakan anemia.

Sodium Chloride Onsen, jenis ini membantu menjaga kelembapan kulit dan sering direkomendasikan untuk mengurangi rasa lelah.

Carbonated Onsen (Karbonasi), air dengan gelembung alami ini dipercaya mampu menurunkan tekanan darah dan memberikan sensasi relaksasi ekstra.

Onsen Ternama di Jepang

Jepang memiliki banyak daerah yang terkenal dengan onsen mereka, beberapa di antaranya Hakone Onsen yang terletak di dekat Tokyo, Hakone menawarkan berbagai onsen dengan pemandangan Gunung Fuji yang menakjubkan.

Selain itu ada juga Beppu Onsen yang terletak di Pulau Kyushu, Beppu terkenal dengan delapan jenis mata air panas yang disebut "Beppu Hells".

Ada juga Noboribetsu Onsen yang berlokasi di Hokkaido, Noboribetsu dikenal dengan air onsen yang kaya mineral dan efek penyembuhannya.

Sementara Kusatsu Onsen berada di Prefektur Gunma sering disebut sebagai salah satu onsen terbaik di Jepang, berkat kandungan belerangnya yang tinggi.

Nah, jika Anda bermaksud mencari relaksasi, manfaat kesehatan, atau wawasan budaya, onsen Jepang menawarkan pengalaman yang unik dan bermanfaat. (*)

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : GoJateng adalah media pemberitaan online seputar Jawa Tengah dalam perspektif bisnis, ekonomi, politik, edukasi, kesehatan, sosial, budaya, dan pariwisata

Sorotan


SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN

Daerah

Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua