Modern
Modern
Home
»
Teknologi
»
Detail Berita


Misteri Dentuman Besar di Malang Akhirnya Terungkap, Ditemukan Rongga Raksasa Bawah Tanah

Foto: Ilustrasi gempa yang memicu suara dentuman besar
Modern
Oleh : Joko Yuwono

Malang, Gojateng.com — Fenomena tanah ambles disertai suara dentuman misterius yang menggegerkan warga Desa Umbulan Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, kini terungkap penyebabnya. Penyelidikan mendalam menunjukkan bahwa dentuman tersebut berasal dari runtuhnya material tanah ke dalam rongga besar di bawah permukaan tanah.

Artikel ini mengulas mekanisme terjadinya fenomena ini dari perspektif geologi serta upaya mitigasi yang dapat dilakukan.

Runtuhnya Material ke Rongga Bawah Tanah
Fenomena suara dentuman yang menggetarkan wilayah ini terkait erat dengan keberadaan rongga bawah tanah berbentuk menyerupai gentong.

Rongga ini terbentuk akibat pengikisan material oleh aliran air tanah dalam jangka waktu lama.

Ketika material tanah di atas rongga tersebut runtuh, terjadi gelombang suara yang bergema melalui struktur rongga, menghasilkan dentuman yang terdengar hingga permukaan.

Proses Pembentukan Rongga Bawah Tanah
Dalam ilmu geologi, rongga bawah tanah seperti ini sering terbentuk melalui proses pelarutan batuan kapur (karstifikasi).

Air yang mengandung karbon dioksida (CO2) cenderung melarutkan batuan kapur, menciptakan gua-gua bawah tanah.

Dalam kasus di Umbulan Tulungrejo, rongga besar ini kemungkinan juga dipengaruhi oleh tekanan aliran air dari sumber air Umbul Sengkaring. Tekanan ini mengikis tanah dan menciptakan rongga baru yang rapuh di bawah permukaan.

Hubungan dengan Aliran Air Tanah dan Gua Bawah Tanah
Aliran air tanah memegang peran penting dalam pembentukan fenomena ini.

Tekanan dari bendungan setempat, dengan elevasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sumber air, meningkatkan laju erosi pada lapisan tanah di bawahnya.

Selain itu, keberadaan gua bawah tanah seperti Gua Seriti di wilayah Sumbermanjing Kulon memperburuk kondisi.

Gua tersebut menjadi saluran utama air yang terhubung langsung ke sumber Umbul Sengkaring.

Ketika hujan deras terjadi, peningkatan debit air di gua ini memengaruhi tekanan pada rongga bawah tanah lainnya, memicu amblesnya permukaan tanah di beberapa titik.

Kestabilan Tanah dan Rongga Bawah Tanah
Dalam geoteknik, kestabilan tanah di atas rongga sangat bergantung pada ketebalan lapisan tanah dan tingkat kompaksi.

Rongga besar dengan lapisan tanah yang tipis rentan mengalami runtuh, terutama jika dipengaruhi oleh beban tambahan atau perubahan tekanan air.

Tekanan hidrostatis dari air di bendungan atau saluran air bawah tanah dapat meningkatkan risiko deformasi dan keruntuhan rongga.

Fenomena ini dikenal sebagai piping, di mana aliran air yang kuat mengikis material tanah, menciptakan saluran baru dan melemahkan struktur tanah di atasnya.

Akustik Geologi
Suara dentuman yang terjadi saat material runtuh dapat dijelaskan melalui prinsip akustik geologi. Rongga dengan bentuk tertentu, seperti gentong, mampu memperkuat gelombang suara, sehingga suara terdengar lebih keras dan bergema di permukaan.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, perlu dilakukan langkah-langkah mitigasi yang berbasis ilmiah.

Pertama pentingnya pemetaan geologi. Melakukan survei geologi untuk mengidentifikasi keberadaan rongga bawah tanah dan potensi tanah ambles di wilayah tersebut. Teknik geofisika seperti ground-penetrating radar (GPR) dapat digunakan untuk mendeteksi rongga.

Kedua, pengelolaan aliran air. Penurunan elevasi bendungan atau pengalihan sebagian aliran air dapat mengurangi tekanan pada rongga bawah tanah. Hal ini penting untuk mengurangi risiko erosi dan tanah ambles.

Ketiga, penguatan Infrastruktur Tanah. Di area dengan risiko tinggi, dapat dilakukan penguatan lapisan tanah dengan menggunakan bahan stabilisasi seperti beton atau pengisian rongga dengan material padat untuk mencegah keruntuhan lebih lanjut.

Fenomena dentuman dan tanah ambles di Kabupaten Malang menjadi bukti nyata pentingnya memahami hubungan antara proses geologi dan aktivitas manusia.

Dengan pemetaan yang akurat, pengelolaan sumber daya air yang baik, dan langkah mitigasi berbasis ilmiah, dampak dari fenomena serupa dapat diminimalkan di masa depan.

Penelitian lebih lanjut tentang rongga bawah tanah di Indonesia juga diperlukan untuk melindungi masyarakat dari risiko bencana yang tidak terduga. (*)

Halaman :

Kata Kunci : Misteri Dentuman Besar di Malang Akhirnya Terungkap, Ditemukan Rongga Raksasa Bawah Tanah

Sorotan


Akar Filosofis Ngopeni Ngelakoni dalam Kehidupan Masyarakat Jawa Tengah

Nasional

SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN

Daerah

Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua