Modern
Modern
Home
»
Nasional
»
Detail Berita


Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Himbau PPDS Anestesi Undip dibuka Kembali

Foto: Siaran pers Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI)
Modern
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, Gojateng.com — Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) mengeluarkan pernyataan sikap atas pemberhentian Program Pendidikan Spesialis Dokter (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro dibuka kembali. (01/09/2024)

Kasus meninggalnya salah satu peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi dan Reanimasi di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) telah menimbulkan berbagai reaksi, termasuk langkah tegas yang diambil oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, tindakan penutupan Program Pendidikan Dokter Spesilias (PPDS) Anestesi dan Reanimasi tersebut menuai kritik tajam dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI).

Dalam pernyataan sikap yang diterima Gojateng tadi malam, AIPKI sebagai organisasi yang menaungi pendidikan kedokteran di Indonesia, dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak mentolerir tindakan bullying dalam bentuk apapun di lingkungan pendidikan kedokteran.

Bullying adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan, baik di tingkat sarjana, program profesi dokter, maupun PPDS. Organisasi ini berkomitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, mendukung perkembangan akademik, dan menjunjung tinggi profesionalisme.

Kasus yang menimpa peserta PPDS Anestesi FK Undip menimbulkan kekhawatiran serius mengenai adanya praktik bullying dalam lingkungan pendidikan kedokteran.

AIPKI menegaskan pentingnya menciptakan iklim yang kondusif bagi para peserta didik untuk berkembang tanpa adanya tekanan psikologis yang dapat mengganggu proses belajar mereka.

Oleh karena itu, upaya untuk menghapuskan bullying menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia.

Terkait dengan meninggalnya peserta PPDS Anestesi FK Undip, AIPKI mendesak agar dilakukan pengusutan yang komprehensif dan adil.

Selain menekankan pentingnya prinsip praduga tak bersalah dalam menangani kasus ini, AIPKI mendorong agar investigasi dilakukan secara objektif, transparan, dan berimbang oleh pihak yang berwenang, termasuk kepolisian dan Kemenkes.

AIPKI juga menyatakan dukungan penuh terhadap keterbukaan FK Undip dalam menyambut investigasi dari pihak luar, demi menemukan kebenaran yang sesungguhnya.

Transparansi dan akuntabilitas dianggap sebagai kunci dalam menyelesaikan kasus ini tanpa menimbulkan spekulasi yang dapat merusak reputasi institusi pendidikan.

Sesalkan Penghentian Program PPDS Anestesi Undip
AIPKI sangat menyesalkan langkah Kemenkes yang menghentikan Program PPDS Anestesi FK Undip sebelum proses investigasi selesai.

Menurut AIPKI, tindakan tersebut tidak hanya merugikan individu yang diduga terlibat, tetapi juga berdampak negatif pada seluruh komunitas akademik serta masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Pemberhentian program studi yang dilakukan secara sepihak dan tanpa keputusan final dari investigasi dikhawatirkan dapat menimbulkan preseden buruk di masa depan.

AIPKI mengingatkan bahwa keputusan yang diambil tanpa dasar yang kuat bisa merusak iklim akademik dan profesionalisme di lingkungan pendidikan kedokteran.

Dukungan terhadap Dekan FK Undip
Dalam siaran persnya, AIPKI juga menyampaikan dukungan penuh kepada Dr. dr. Yan Wisnu Prajoko, M.Kes., Sp.B., Subsp.Onk(K), yang menjabat sebagai Dekan FK Undip.

AIPKI menilai bahwa Dr. Yan Wisnu telah menunjukkan integritas dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, mereka sangat menyesalkan pemberhentian aktivitas klinik Dr. Yan Wisnu di RSUP Dr. Kariadi, yang dilakukan sebelum investigasi terkait kematian peserta PPDS selesai.

AIPKI menegaskan bahwa tindakan seperti pemberhentian aktivitas klinik sebelum adanya keputusan final dari investigasi dapat merusak iklim akademik dan menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan akademisi dan mahasiswa.

Mereka berharap agar keputusan tersebut tidak menjadi preseden yang merusak sistem pendidikan kedokteran di Indonesia.

Himbauan Mengaktifkan Kembali Program PPDS Anestesi
AIPKI mengimbau agar Program PPDS Anestesi dan Reanimasi FK Undip dapat segera diaktifkan kembali di RSUP Dr. Kariadi.

Mereka menilai bahwa penghentian program tersebut berdampak signifikan tidak hanya pada mahasiswa, tetapi juga pada pelayanan kesehatan masyarakat. Dr. Yan Wisnu, yang merupakan subspesialis onkologi bedah, sangat dibutuhkan dalam layanan kesehatan di RSUP Dr. Kariadi, dan pemberhentiannya dianggap merugikan banyak pihak.

AIPKI berharap agar Kemenkes dapat mempertimbangkan kembali keputusannya dan memastikan bahwa program pendidikan dokter spesialis dapat berjalan dengan normal sambil menunggu hasil investigasi.

Mereka juga menekankan bahwa sistem pendidikan kedokteran di Indonesia harus tetap mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan dengan cara yang adil dan profesional. (*)

Halaman :

Kata Kunci : Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Himbau PPDS Anestesi Undip dibuka Kembali

Sorotan


Akar Filosofis Ngopeni Ngelakoni dalam Kehidupan Masyarakat Jawa Tengah

Nasional

SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN

Daerah

Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua