Oleh karena itu, tim KKN-T Universitas Diponegoro mendorong penggunaan kemasan biodegradable yang berasal dari bahan alami seperti kertas, selulosa, bambu, maupun pati jagung.
Pemanfaatan kemasan tersebut dinilai mampu menekan emisi karbon, mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai, serta memberikan nilai tambah bagi produk UMKM.
Selain ramah lingkungan, kemasan biodegradable juga lebih aman bagi konsumen karena bebas dari potensi alergen, sekaligus menawarkan efisiensi biaya produksi dalam jangka panjang.
Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pembagian poster, diskusi dengan pelaku UMKM, dan menampung kendala penggunaan kemasan ramah lingkungan. Harapannya, program ini bisa jadi langkah awal membangun kesadaran dan ekosistem usaha berkelanjutan di Kelurahan Tambangan.
Reporter: Najwa Ailsa Araminta, mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pangan Undip
Kata Kunci : KKNT Undip, Semarang, UMKM, Kemasan Ramah Lingkungan, biodegradable
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
18 Des 2025, 13:28 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB