Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan ibu-ibu PKK Desa Pugeran dalam menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan kembali limbah sayur dan buah-buahan dan pengoptimalan zero waste. Zero waste sendiri merupakan langkah awal untuk mengurangi produksi limbah atau sampah menjadi produk yang bisa digunakan kembali secara maksimal, konsepnya sejalan dengan circular atau siklus berulang. Jadi, limbah kulit buah dan sayur mayur yang sekiranya sudah tidak terpakai bisa diolah kembali dan dioptimalkan menjadi produk bernama Eco Enzyme ini, caranya mudah yakni hanya dengan menambahkan bahan seperti air, gula aren, serta cairan EM4 (Effective Microorganism 4) yang merupakan bakteri untuk mempercepat proses fermentasi pada limbah kulit buah dan sayur tersebut. Tak hanya itu, zero waste juga bertujuan untuk menghemat sumber daya alam, guna mengembangkan lingkungan yang lebih baik dari limbah yang belum bisa terurai.
Fokus utama pelatihan ini terletak pada pengenalan dan pembuatan Eco Enzyme, sebuah produk ramah lingkungan yang multiperan, baik untuk kegiatan rumah tangga maupun sebagai produk UMKM.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan acara yang dipandu oleh Wita Sariningsih mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB Undip), berlanjut sesi pemaparan materi mengenai konsep Eco Enzyme yang ramah lingkungan dan manfaatnya dalam mengurangi limbah rumah tangga oleh Zalfatekha Putri dan Herlina Setiawati mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika (FSM Undip). Dalam pemaparan materi, para peserta juga mendapatkan informasi dari perspektif kesehatan terkait penggunaan Eco Enzyme yang aman dan bermanfaat. Dilanjut dengan pemaparan materi regulasi hukum yang mendukung pengelolaan lingkungan desa agar lebih tertata dengan baik dan dapat mengoptimalkan upaya zero waste secara sistematis.
Setelah materi selesai untuk dipaparkan, pelatihan ini juga menghadirkan live demonstrasi pembuatan Eco Enzyme secara step by step yang dipandu oleh Aura Safira mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK Undip) dan Muhammad Iqbal mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP Undip). Antusiasme ibu-ibu PKK dalam hal ini sangat tinggi, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam penyiapan bahan-bahan, proses pembuatan, hingga sesi tanya jawab. Pelatihan praktis ini diharapkan mampu mendorong ibu-ibu untuk memproduksi Eco Enzyme secara mandiri sebagai solusi pengelolaan limbah sekaligus membuka peluang usaha baru melalui UMKM guna memajukan ekonomi desa.
Dengan menggabungkan aspek lingkungan, kesehatan, serta regulasi, pelatihan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, khususnya bagi para pebisnis rumahan yang ingin meluncurkan produk Eco Enzyme mereka.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam mewujudkan Desa Pugeran yang bersih, terstruktur, dan berkelanjutan melalui dukungan penuh dari ibu-ibu PKK yang menjadi garda terdepan dalam pengelolaan lingkungan rumah tangga dan UMKM di Desa Pugeran, Karangdowo, Kabupaten Klaten.
Kata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Eco Enzyme, UMKM, PKK Desa Pugeran, Zero Waste
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
18 Des 2025, 13:28 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB