Perlawanan koalisi antara milisi Tionghoa dan pasukan Jawa anti VOC ini berhasil mengguncang kekuasaan Pakubuwono II yang dianggap pro-VOC dan memaksa Pakubuwono meninggalkan istana kerajaan.
Warisan Tan Peng Nio
Setelah perlawanan di Kartasura, banyak pejuang Tionghoa menyebar dan menetap di berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Termasuk Tan Peng Nio yang kemudian menikah dengan KRT Kolopaking III (Sulaiman Kertowongso), seorang kerabat Pangeran Mangkubumi yang ditunjuk menjadi Bupati Kebumen, dan berhak menyandang gelar sebagai Raden Ayu Tan Ping Nio.
Warisan Raden Ayu Tan Peng Nio tetap dirayakan hingga saat ini, tidak hanya sebagai tokoh penting dalam sejarah integrasi Tionghoa dalam masyarakat Indonesia, tetapi juga sebagai ikon perjuangan kaum perempuan.
Gabungan antara keturunan bangsawan dan kehidupan luar biasa yang dijalaninya menjadikannya sebagai sosok teladan yang dihormati, dan kontribusinya masih dikenang hingga kini.
Kata Kunci : Biografi dan jejak sejarah Raden Ayu Tan Peng Nio, Mulan dari Tanah Jawa
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB