Modern
Modern
Home
»
Kesehatan
»
Detail Berita


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Akui Pentingnya Pengobatan Tradisional

Foto: Herbal medicine. (Istimewa)
Modern
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Gojateng.com — Pengobatan tradisional merupakan kumpulan pengetahuan, keterampilan, dan praktik yang didasarkan pada teori, kepercayaan, dan pengalaman yang berasal dari berbagai budaya, baik yang dapat dijelaskan maupun tidak, yang digunakan dalam pemeliharaan kesehatan dan pencegahan, diagnosis, perbaikan, atau pengobatan penyakit fisik dan mental.

Pengobatan tradisional memiliki sejarah yang sangat panjang. Selama ratusan atau bahkan ribuan tahun, pengobatan tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya dan kesehatan masyarakat di berbagai belahan dunia. Praktik ini mencerminkan warisan budaya yang kaya dan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang merupakan badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), telah mengakui pentingnya pengobatan tradisional melalui strategi khusus yang bertujuan mendukung penggunaannya secara aman dan efektif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengakui keberagaman praktik pengobatan tradisional, komplementer, dan integratif di seluruh negara di dunia dan kontribusinya terhadap kesehatan, kesejahteraan, perawatan kesehatan yang berpusat pada masyarakat, dan cakupan kesehatan universal.

Tahun 2014 WHO memperkenalkan Traditional Medicine Strategy 2014–2023 untuk mempromosikan integrasi pengobatan tradisional ke dalam sistem kesehatan nasional yang didasarkan pada tiga pilar utama.

Pertama, meningkatkan Pengetahuan dan Bukti Ilmiah. WHO mendorong penelitian terhadap pengobatan tradisional untuk memastikan efektivitas dan keamanannya. Ini termasuk studi klinis terhadap bahan-bahan herbal, teknik pijat, dan praktik holistik lainnya.

Kedua, mengintegrasikan pengobatan tradisional ke dalam sistem kesehatan modern. Banyak negara telah mengadopsi pengobatan tradisional sebagai bagian dari layanan kesehatan resmi. Misalnya, di Tiongkok, akupunktur dan ramuan tradisional telah menjadi bagian dari praktik medis modern.

Ketiga, penguatan Regulasi: WHO mendorong negara-negara untuk mengatur pengobatan tradisional guna melindungi masyarakat dari praktik yang tidak aman dan memastikan kualitas layanan.

Pengakuan ini penting karena lebih dari 80% populasi di beberapa negara berkembang bergantung pada pengobatan tradisional untuk kebutuhan kesehatan dasar mereka.

Namun, WHO juga menekankan perlunya bukti ilmiah yang kuat untuk memastikan bahwa praktik-praktik tersebut aman dan efektif.

Pengobatan Tradisional Indonesia

Indonesia, sebagai negara dengan keanekaragaman budaya yang luar biasa, memiliki tradisi pengobatan tradisional yang sangat kaya. Salah satu bentuk yang paling dikenal adalah jamu, yaitu ramuan herbal yang digunakan untuk berbagai tujuan kebugaran dan kesehatan.

Selain itu, teknik seperti pijat tradisional (urut) juga sangat populer untuk mengatasi berbagai keluhan fisik, termasuk diantaranya masalah alat vitalitas terutama untuk mengatasi masalah seperti ejakulasi dini, disfungsi ereksi, dan penurunan vitalitas

Di Indonesia, praktik pengobatan vitalitas secara tradisional biasanya melibatkan dua elemen utama.

Pertama, metode pemijatan Tradisional Pemijatan pada area sekitar alat vital dilakukan dengan tujuan untuk melancarkan sirkulasi darah ke area alat vital, yang dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi, menguatkan jaringan otot khususnya pada otot-otot di sekitar pangkal paha dan perut bawah untuk meningkatkan stamina, relaksasi saraf untuk membantu mengurangi stres yang sering menjadi penyebab masalah seksual.

Kedua, penggunaan Herbal Tradisional berupa penggunaan minyak atau ramuan herbal seperti pasak bumi (Eurycoma longifolia) yang dipercaya dapat meningkatkan produksi testosteron secara alami, purwoceng yaitu ramuan tradisional ini terkenal sebagai afrodisiak untuk meningkatkan gairah dan stamina, dan minyak herbal dengan bahan alami seperti jahe atau kunyit sering digunakan untuk pemijatan.

Diakui Internasional

Pengakuan PBB terhadap pengobatan tradisional menunjukkan pentingnya menjaga dan mengembangkan praktik yang didasarkan pada warisan budaya.

Terapi pengobatan alat vital tradisional adalah salah satu bentuk pengobatan tradisional yang berpotensi diakui secara lebih luas, asalkan didukung oleh penelitian ilmiah dan regulasi yang jelas.

Dengan upaya yang tepat, praktik ini dapat menjadi salah satu solusi alami untuk masalah kesehatan pria, sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di mata dunia. (*)

Halaman :

Kata Kunci : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengakui pentingnya pengobatan tradisional

Sorotan


Akar Filosofis Ngopeni Ngelakoni dalam Kehidupan Masyarakat Jawa Tengah

Nasional

SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN

Daerah

Dari Kampus untuk Lingkungan: Rewearth 2025 Berhasil Salurkan Ribuan Pakaian ke Masyarakat

Daerah

MARINA Talks Workshop: Advancing Multi-Stakeholder Collaboration to Safeguard Central Java`s Migrant Fishers from Exploitation

Daerah

Workshop MARINA Talks: Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Melindungi Awak Kapal Perikanan (AKP) Migran Asal Jawa Tengah dari Praktik Eksploitasi

Daerah

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Termometer Digital: Solusi Tepat Jaga Kualitas Gula Aren oleh Mahasiswa Kemendiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek Mahasiswa UNDIP Maksimalkan Potensi Gula Aren Desa Tumbrep melalui Program Pengadaan Saringan Nylon, Solusi Jaga Kebersihan dan Mutu Gula Aren

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Tentang Restorasi Mikro Guna Mendukung Program SDGs 13 dan 15

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN UNDIP Melaksanakan Edukasi Kebersihan di Rumah Produksi Gula Aren untuk Mendukung SDGs 3 dan 6

Daerah

Edukasi Pajak Pertambahan Nilai Kepada Remaja Masjid di Dukuh Tumbrep Batang melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Pasang Iklan

Baca Juga

Mahasiswa Undip Tanamkan Kesadaran Pajak Hiburan pada Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Remaja tentang Pentingnya Investasi di Era Digital melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Bahaya Judi Online bagi Remaja Desa Tumbrep melalui Program Pendampingan Masyarakat Kemdiktisaintek 2025

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T UNDIP Dorong Hak dan Perlindungan Remaja di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Daerah

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Aquaponik, Inovasi Hijau untuk Agroekowisata Edukasi Anak Sekolah oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Daerah

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Lewat Program "Lindungi Lingkungan" di Desa Tumbrep

Daerah

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Daerah

Pasang Iklan
Goenglish
Lihat Semua