Sebelumnya, kasus HMPV dilaporkan mengalami peningkatan signifikan di China dalam beberapa bulan terakhir. Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China, antara 16 hingga 22 Desember, terdapat tren peningkatan kasus HMPV, terutama di kalangan anak-anak di bawah usia 14 tahun. Wilayah utara China dilaporkan menjadi pusat penyebaran infeksi ini, yang memiliki gejala mirip dengan Covid-19, sebagaimana dilaporkan Reuters.
CDC China menyebutkan beberapa gejala HMPV, antara lain batuk, demam, hidung tersumbat, hingga mengi atau sesak napas. Pada kasus yang lebih parah, HMPV dapat menyebabkan bronkitis atau pneumonia, terutama pada kelompok rentan seperti bayi, lansia, atau individu dengan kekebalan tubuh yang lemah.
Dengan situasi ini, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, namun tidak perlu terlalu khawatir. Langkah pencegahan sederhana seperti menjaga kebersihan dan pola hidup sehat menjadi kunci dalam menghadapi virus ini. (*)
Kata Kunci : Virus HMPV terdeteksi masuk ke Indonesia, apakah berbahaya? HMPV Masuk Indonesia
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB