Modern
Modern
Home
»
Ohayo
»
Detail Berita


Hanabi Bukan Sekedar Pesta Kembang Api Penuh Warna Di Langit Malam

Foto:
Modern
Oleh : Anne Marie Heidija

Semarang, Gojateng.com -- Ketika musim panas tiba, langit malam Jepang seakan menjadi kanvas yang dipenuhi dengan ledakan warna-warni. Tradisi yang dikenal sebagai Hanabi ini bukan sekadar pesta kembang api, tetapi sebagai wujud penghormatan terhadap tradisi.

Tradisi Hanabi memiliki akar sejarah yang panjang, dimulai pada awal periode Edo (1603–1868). Pesta kembang api pertama yang tercatat diadakan pada tahun 1733 di tepi Sungai Sumida, Tokyo. Acara ini dikenal sebagai Sumidagawa Hanabi Taikai dan awalnya diselenggarakan untuk menghormati arwah mereka yang meninggal akibat kelaparan besar dan wabah penyakit.

Saat itu, Hanabi memiliki makna spiritual yang mendalam, digunakan untuk mengusir roh jahat dan memberikan penghormatan kepada leluhur.

Kemudian pada era Meiji (1868–1912), perkembangan teknologi memungkinkan kembang api di Jepang menjadi lebih canggih dan berwarna-warni, memberikan dimensi artistik baru pada Hanabi.

Seiring berjalannya waktu, tradisi Hanabi semakin berkembang menjadi hiburan populer yang melibatkan masyarakat luas. Hingga kini, tradisi Hanabi tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jepang.

Keindahan di Balik Setiap Ledakan

Hanabi bukan hanya tentang kembang api itu sendiri, tetapi juga tentang pengalaman kolektif masyarakat yang berkumpul untuk menyaksikan keindahan ini. Memang biasanya, Hanabi Taikai (festival kembang api) diadakan di tepi sungai, pantai, atau tempat terbuka lainnya.



Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Hanabi adalah pesta kembang api musim panas di Jepang yang sudah berlangsung selama ratusan tahun

Sorotan


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Akui Pentingnya Pengobatan Tradisional

Kesehatan

Menteri Kesehatan Akui, BPJS Belum Mampu Menanggung 100 Persen Biaya Pengobatan

Kesehatan

20 Resep Indomie Hacks yang Sedang Viral di Media Sosial dan Wajib Kamu Coba

Kuliner

Apa Itu Koin Jagat? Ternyata Begini Aturan, dan Cara Menukarkan Menjadi Uang Tunai

Ragam

Onsen, Tradisi Masyarakat Jepang Berendam di Air Panas yang Menyegarkan

Ohayo

Pasang Iklan

Pilihan Redaksi

Setelah Hampir 600 Ribu Tahun, Komet C/2024 G3 Atlas Kembali Akan Mendekati Matahari

Teknologi

Banjir Bandang Terjang Arab Saudi, Aktivitas Kota Suci dan Infrastruktur Terganggu

Nasional

Ribuan Kader PDIP Solo Gelar Aksi Cap Jempol Darah Deklarasi Dukung Megawati

Nasional

Mengungkap Misteri Dibalik Pemecatan Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Timnas Indonesia

Olahraga

Brasil Umumkan Indonesia Resmi Sebagai Anggota Penuh BRICS

Nasional

Pasang Iklan

Baca Juga

Batas Usia Pensiun Pekerja Di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun Mulai 2025

Nasional

Kenali Apa dan Bagaimana Gejala HMPV dan Cara Penyebarannya

Kesehatan

Kemenkes Resmi Umumkan Virus HMPV Telah Terdeteksi Masuk Indonesia

Kesehatan

PSSI Resmi Mengakhiri Kerjasama dengan Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia

Olahraga

Ini Pernyataan Resmi OCCRP Terkait Masuknya Jokowi Dalam Nominasi Person of The Year 2024

Nasional

Pasang Iklan

Berita Lainnya

Mantan Presiden Jokowi Disebut Masuk Nominasi Tokoh Terkorup Sedunia Versi OCCRP

Nasional

Sejarah Panjang Samurai, Mengabdi Kekaisaran Jepang Selama 700 Tahun

Ohayo

Rekomendasi Merek Sepeda Listrik Paling Populer di Indonesia

Otomotif

10 Daftar Anime Terbaru yang Wajib Ditonton oleh Pecinta Anime di Indonesia

Ohayo

Tokyo DisneySea Destinasi yang Wajib Dikunjungi Saat Wisata Ke Jepang

Ohayo

Pasang Iklan