Tradisi Hanabi memiliki akar sejarah yang panjang, dimulai pada awal periode Edo (1603–1868). Pesta kembang api pertama yang tercatat diadakan pada tahun 1733 di tepi Sungai Sumida, Tokyo. Acara ini dikenal sebagai Sumidagawa Hanabi Taikai dan awalnya diselenggarakan untuk menghormati arwah mereka yang meninggal akibat kelaparan besar dan wabah penyakit.
Saat itu, Hanabi memiliki makna spiritual yang mendalam, digunakan untuk mengusir roh jahat dan memberikan penghormatan kepada leluhur.
Kemudian pada era Meiji (1868–1912), perkembangan teknologi memungkinkan kembang api di Jepang menjadi lebih canggih dan berwarna-warni, memberikan dimensi artistik baru pada Hanabi.
Seiring berjalannya waktu, tradisi Hanabi semakin berkembang menjadi hiburan populer yang melibatkan masyarakat luas. Hingga kini, tradisi Hanabi tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jepang.
Keindahan di Balik Setiap Ledakan
Hanabi bukan hanya tentang kembang api itu sendiri, tetapi juga tentang pengalaman kolektif masyarakat yang berkumpul untuk menyaksikan keindahan ini. Memang biasanya, Hanabi Taikai (festival kembang api) diadakan di tepi sungai, pantai, atau tempat terbuka lainnya.
Kata Kunci : Hanabi adalah pesta kembang api musim panas di Jepang yang sudah berlangsung selama ratusan tahun
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB