Di balik keindahan layang-layang yang menghiasi langit, ada tradisi dan budaya mendalam yang berakar dari sejarah panjang Jepang.
Festival layang-layang menjadi salah satu cara masyarakat Jepang merayakan kebersamaan, harapan, dan keindahan seni.
Sejarah layang-layang di Jepang dapat ditelusuri hingga periode Nara (710–794), ketika benda ini diperkenalkan dari Tiongkok melalui jalur perdagangan.
Awalnya, layang-layang digunakan untuk keperluan ritual keagamaan, seperti mengusir roh jahat atau memohon keberuntungan. Namun, seiring waktu, layang-layang mulai populer di kalangan rakyat dan berkembang menjadi seni serta hiburan.
Pada periode Edo (1603–1868), tradisi bermain layang-layang semakin berkembang, terutama di daerah pesisir dan pedesaan. Saat itu, layang-layang menjadi bagian dari perayaan-perayaan lokal, seperti festival musim panen atau upacara keagamaan.
Selain itu, layang-layang juga sering dihiasi dengan gambar tokoh legendaris, dewa, atau simbol keberuntungan, menjadikannya tidak hanya sekadar mainan, tetapi juga karya seni.
Kata Kunci : Tako atau layang-layang khas Jepang merupakan salah satu budaya Jepang yang unik dan memiliki peran penting dalam tradisi budaya Jepang
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB