"Status pasien tersebut baru dugaan sekaligus antisipasi karena memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri," kata Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin di Pati, Senin.
Ia menjelaskan langkah antisipasi tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran virus COVID-19, terutama warga yang baru pulang dari luar negeri, baik umrah maupun bekerja sebagai TKI.
Kedua warganya itu, sebelumnya memang pulang dari bepergian ke luar negeri pada Selasa (10/3), namun pada Jumat (13/3) mengeluhkan batuk dan demam.
Untuk itu, mereka harus dilakukan perawatan untuk memastikan penyakit yang dideritanya.
Karena rumah sakit rujukan tidak jauh, maka pasien tersebut dirujuk ke RSUD Kudus dan Rumah Sakit Umum Pusat Kariadi.
"Kami sudah berkomunikasi dengan RSUD Kudus dan ternyata penuh, sedangkan dengan RSUD Karyadi belum ada jawaban karena lewatnya secara daring. Tetapi nanti akan kami informasikan secara intensif dan pasien sekarang terisolasi keluarga tidak boleh menjenguk dan yang menangani adalah petugas," katanya.
Kata Kunci : Coronavirus, Covid-19, Pati, Umrah
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Daerah
05 Des 2025, 11:17 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:20 WIB
Daerah
27 Nov 2025, 14:09 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:58 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 17:53 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:31 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 14:03 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 12:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:57 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:48 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:40 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:33 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:25 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:10 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 11:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:22 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:13 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 10:02 WIB
Daerah
13 Nov 2025, 9:40 WIB