Be You Be True
Be You Be True
Recover Together, Recover Stronger
Home / News / Liputan Khusus

Harga Patokan Ekspor (HPE) Produk Pertambangan Naik

Minggu - 07 Apr 2019, 20:50 WIB
Foto: Istimewa
Annual Fashion Sale
Editor : Joko Yuwono

Jakarta, Gojateng.com -- Fluktuasi harga internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode September 2017. Dibandingkan dengan periode Agustus 2017, sebagian besar komoditas mengalami kenaikan HPE.

Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 58/M-DAG/PER/8/2017, tanggal 25 Agustus 2017. HPE Periode September ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

“HPE produk pertambangan mulai mengalami kenaikan. Fluktuasi harga internasional menyebabkan naiknya HPE produk pertambangan. Hanya produk konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil yang mengalami penurunan tipis,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan seperti dilansir laman resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Baca Juga: Deny Hendrawati: Keunikan Prinsip Syariah Solusi Pemberdayaan Ekonomi Umat

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, kenaikan HPE dialami sebagian besar produk di periode September 2017. Konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) pada periode September ditetapkan dengan harga rata-rata USD 2.105,79/WMT atau naik sebesar 5,82%; konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62%) dengan harga rata-rata USD 60,13/WMT atau naik sebesar 12,24%; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10%) dengan harga rata-rata USD 30,73/WMT atau naik sebesar 12,24%.

Selanjutnya konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 970,53/WMT atau naik sebesar 4,87%; konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD 801,27/WMT atau naik sebesar 7,28%; konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD 35,90/WMT atau naik sebesar 12,24%; nikel (Ni < 1,7%) dengan harga rata-rata USD 14,83/WMT atau naik sebesar 12,01%; dan bauksit (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD 35,29/WMT atau naik sebesar 3,62%.

Baca Juga: Kolaborasi adalah Kunci Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah

Halaman :

Kata Kunci : HPE, harga patokan eceran

Bank Indonesia
Rekomendasi
Berita Lainnya
BUMN Bersatu
Pasang Iklan
Berita Foto
Blibli dot com
English CHANNEL
Lihat Semua
Ohayo CHANNEL
Lihat Semua