Be You Be True
Be You Be True
Recover Together, Recover Stronger
Home / News / Digital

Paparan Digital dalam Revolusi Genomik Bidang Kedokteran di Indonesia

Jumat - 28 Jun 2024, 22:09 WIB
Foto: Ketua Umum Perhimpunan kedokteran Digital Indonesia (PKDI), Dr. H. Agus Ujianto, M.S.Med., Sp.B.
Annual Fashion Sale
Editor : Dr. H. Agus Ujianto, M.S.Med., Sp.B

Semarang, Gojateng.com -- Media sosial, sebagai bagian dari digitalisasi, telah menjadi sarana utama untuk mempublikasikan kemajuan dalam bidang kedokteran dan pertanian dalam dua dekade terakhir.

Perkembangan revolusi genom memainkan peran besar dalam hal ini. Dengan mengetahui susunan genetik organisme hidup, para ilmuwan dapat menemukan target baru untuk terapi, cara baru untuk mengoptimalkan produksi bahan berharga, dan bahkan mulai mengubah genom itu sendiri berkat pengeditan gen.

Pengaruh Revolusi Genom

Revolusi ini terjadi setelah pemahaman yang lebih mendalam tentang proses biologis melalui pengurutan genom. Namun, genom hanyalah kumpulan data yang agak kasar. Menurut Jonathan Schramm, seorang mantan peneliti biokimia, sel hidup lebih mirip dengan novel utuh di mana cara “kata-kata” (RNA dan protein) disusun jauh lebih relevan daripada sekadar susunan “kamus” genomik. Kompleksitas sel dalam jaringan, organ, dan seluruh tubuh manusia memerlukan metode analisis yang lebih canggih daripada sekadar genomik.

Baca Juga: 9 Alasan Kenapa Indonesia Disebut Negara Konoha. Satire atau Realita?

Metode Analisis Multiomik

Para ilmuwan masa kini dan masa depan mempelajari berbagai aspek lain selain genomik:

• Transkriptomik: Analisis mRNA.

Baca Juga: Pengobatan Alat Vital Cirebon Bapak H. Abdullah Pilihan Tepat Sembuhkan Problem Seksualitas

Halaman :

Kata Kunci : Kemajuan Digitalisasi dalam Revolusi Genom di Bidang Kedokteran dan Pertanian

Bank Indonesia
Rekomendasi
Berita Lainnya
BUMN Bersatu
Pasang Iklan
Berita Foto
Blibli dot com
English CHANNEL
Lihat Semua
Ohayo CHANNEL
Lihat Semua