Be You Be True
Be You Be True
Recover Together, Recover Stronger
Home / News / English

Alasan Amerika Serikat Menyerang Irak pada 2003

Minggu - 17 Jan 2021, 2:40 WIB
Foto: Helikopter Black Hawk 101st Airborne memasuki Irak (Wikipedia)
Annual Fashion Sale
Editor : Joko Yuwono

Jakarta, Gojateng.com -- Pada 19 Maret 2003, Amerika Serikat (AS) melakukan invasi terhadap Irak, yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Setelah berhasil menaklukkan Irak, sebanyak 150.000 pasukan AS menduduki negara tersebut secara paksa.

Jatuhnya Irak ke tangan AS ditandai dengan robohnya patung Saddam yang didirikan di tengah Taman Firdaus.

Amerika Serikat memiliki alasan tersendiri mengapa mereka menginvasi Irak, yang kemudian menjadi cikal bakal terjadinya Perang Irak.

Baca Juga: Deny Hendrawati: Keunikan Prinsip Syariah Solusi Pemberdayaan Ekonomi Umat

Irak dituduh memiliki senjata pemusnah massal

Sejak 16 Juli 1979 hingga 2003, Irak dipimpin oleh Saddam Hussein, yang dapat dikatakan memiliki riwayat hidup yang tidak begitu baik.

Antara usia 16-21 tahun, Saddam Hussein pernah menjadi ketua geng jalanan, membunuh dan masuk penjara, berkomplot untuk menjatuhkan monarki, dan melakukan percobaan pembunuhan Perdana Menteri Irak.

Baca Juga: Kolaborasi adalah Kunci Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah

Halaman :

Kata Kunci : GoJateng adalah media pemberitaan online seputar Jawa Tengah dalam perspektif bisnis, ekonomi, politik, edukasi, kesehatan, sosial, budaya, dan pariwisata

Bank Indonesia
Rekomendasi
Berita Lainnya
BUMN Bersatu
Pasang Iklan
Berita Foto
Blibli dot com
English CHANNEL
Lihat Semua
Ohayo CHANNEL
Lihat Semua