SDM Unggul Indonesia Maju

HOME News Teknologi

Teknologi Sub-Surface Mining Maksimalkan Target Produksi

Rabu, 18 Desember 2019 386

Teknologi Sub-Surface Mining Maksimalkan Target Produksi

Foto : PT. Timah Tbk.

GoJateng.com, Pangkalpinang. PT Timah Tbk melakukan upgrading alat-alat produksinya. Selain untuk memaksimalkan target produksi, inovasi dan upgrading alat produksi dilakukan untuk meminimalisasi dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan.

Salah satu inovasi alat tambang yang dilakukan adalah Tambang Kecil Terintegrasi (TKT). TKT merupakan teknologi yang digunakan dalam pola penambangan semprot di bawah permukaan tanah atau biasa disebut sub-surface hydrolic mining.

"Sub surface ini teknologi yang sudah dirancang sejak 2012 penelitian dan uji coba, dan kita coba operasional tahun ini," kata Kepala Divisi Pengkajian dan Pengembangan PT Timah Ichwan Azwardi Lubis di kantor pusat Timah, Pangkalpinang, Bangka.

Ichwan menjelaskan, penggunaan teknologi baru ini juga menjadi solusi untuk menyudahi tindakan penambangan ilegal yang marak terjadi di Bangka. Di mana, masyarakat lokal menggunakan istilah "kolong" untuk mengeruk timah dari perut bumi.

Kolong yang dimaksud adalah mengeruk timah dengan jumlah yang tidak ditentukan. Timah yang didapatkan pun masih tercampur dengan tanah, pasir, dan batu. Praktik kolong ini jauh dari perlengkapan keselamatan.

"Kenapa teknologi ini diperlukan, dinamika pertambangan timah ini dinamis, berubah-berubah, dari tahun 2000 dari sentral ke otonomi itu banyak perubahan regulasi, begitu ada otonomi maka daerah bikin aturan sendiri-sendiri, itu yang membuat kita sulit kendalikan proses bisnis," ujar dia.

Pada saat daerah memiliki aturan masing-masing soal penambangan timah, maka banyak masyarakat yang mengeruk dengan bebas. Padahal, jika mengacu aturan yang lama atau masih diatur oleh pusat, timah itu barang strategis alias hanya diproduksi oleh perusahaan pelat merah.

"Jadi teknologi yang dibuat harus bisa selesaikan konflik dengan masyarakat," papar dia.

Sementara Sekretaris Perusahaan PT Timah Amin Haris Sugiarto mengatakan, TKT dapat dijadikan solusi pola penambangan yang lebih ramah lingkungan. Sebab, secara teknis, alat ini mampu menambang timah aluvial dengan efektif dan efisien, tanpa harus melakukan bukaan area yang luas.

Saat ini penambangan timah alluvial saat ini biasa dilakukan dengan metode semprot (hydraulic mining) dan terbuka (open mining). Namun, cara konvensional ini cenderung menyebabkan benturan dengan sektor lainnya karena kebutuhan area penambangan yang luas.

’’Alat ini tidak perlu mengupas overburden dan hanya memerlukan bukaan vegetasi yang sangat minimal. Keunggulan kompetitif alat ini yakni mampu menambang timah yang spotted namun high grade, di mana alat tambang lain sulit untuk menambangnya secara ekonomis," ujar Amin.

Amin mengklaim, keunggulan lain sub-surface hydrolic mining adalah luasan area penambangan dan potensi limbah minimal, kegiatan land clearing dan stripping overburden minimal, penggalian bijih (ore) lebih maksimal serta aspek keselamatan bisa lebih dimaksimalkan.

Dia menyebutkan, eksperimen alat tambang ini sudah dilakukan sejak akhir 2012. Namun baru tahun 2015 dilakukan proses paten dan mulai dioperasikan pada Februari 2018. Saat ini, teknologi sub surface mining baru dioperasikan untuk penambangan di darat. Targetnya, tahun depan PT Timah akan mengoperasikannya di laut.

PT Timah juga berencana menggandeng masyarakat sebagai mitra untuk menggunakan teknologi tersebut. ’’Sekarang yang hampir available 100 unit. Kami baru mendistribusikan sebanyak 30 unit untuk penambangan di Bangka, dan 10 unit di Belitung. Memang masih belum banyak karena pendistribusian baru dibuka pada Mei kemarin,’’ kata Amin.

pupuk indonesia
pupuk kujang
pupuk kaltim
HPE
harga patokan eceran
smelter
migas
minerba
tambang
batubara
tambang
papua
freeport
Plantation Takeover
Mediator
Palm Oil Plantations for sale in Indonesia
tambang
biodiesel
b20
Moratorium
Perkebunan Kelapa Sawit
Plantation Directory
kendaraan listrik
motor listrik
macan asia
ePCS Plantation Software
Software in palm oil plantation
batubara
harga acuan batubara terbaru
mineral
pt timah pangkalpinang bangka belitung
sub-surface mining
tambang timah
Teknologi Terbaru untuk Mendorong Produktivitas Industri Pertambangan di Indonesia
Rentan Pencemaran
Perusahaan Tambang Diminta Terapkan CSR Lingkungan
Pilkada Serentak Jateng 2020
Wisata Curug Jenggala Purwokerto
Taman Nasional Karimunjawa Wisata Bawah Laut yang Jelita
Berita tambang terkini Hilirisasi Kunci Dongkrak Pendapatan Industri Tambang Nasional
Pemerintah Minta Perusahaan Tambang Lebih Transparan
Pemerintah Bakal Lakukan Reklamasi Tambang Ribuan Hektare
United Tractors Berencana Akuisisi Tambang Baru
Rawa Pening
sejarah tambang batubara di Indonesia
Tambang
Indonesian Mining Association
Pilkada Serentak Jateng 2020
Pilkada Serentak Jateng 2020
Mobil Baru Harus Servis Setelah Tempuh 1.000 Km
Kirab Keraton baru
Djipang Panolan
Blora
keraton agung sejagad
keraton djipang
kasultanan pajang
Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Meninggal
Agus Ujianto
Dokter bedah
Estimasi Jumlah Pengidap HIV Aids di Jawa Tengah Capai 48.000 Orang
Unnes
Pilpres
Jokowi
Persik Kendal
PSIS Semarang
Pengamat Dukung Langkah Ganjar Pranowo Tolak Pemulangan Eks ISIS
Corona Virus
Covid 19
Jawa Tengah
Candi Borobudur
Candi Umbul Magelang
Piala Dunia U20 Indonesia
Sekolah Toleransi
Pendidikan Gratis di Jawa Tengah
Bandara Ngloram
Bandara Dewandaru
Karimunjawa
ekonomi jawa tengah
Bulog Jawa Tengah
Candi Borobudur
Tim BPBD Banjarnegara mengecek sistem peringatan dini longsor
Dindik Pekalongan Fokus Hentikan Perundungan Pelajar
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos
Manajemen Risiko Pemerintah Daerah dan Kota
Karantina Observasi Natuna Mahasiswa Asal Jawa Tengah
Pilkada Grobogan Jawa Tengah
Jateng
Liga 1 PSIS Semarang
Pasien Suspect Corona Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang Jawa Tengah
Ganjar Pranowo lepas ekspor 10 bus tingkat ke Bangladesh
Pilkada 2020
PKB Jawa Tengah
Jateng
Korban Tragedi Sungai Sempor
Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo
karanganyarCandi Ceto
Hujan abu Merapi
Bandara Adi Soemarmo
Dieng Plateau
Penangkapan kurir sabu di Kendal Jawa Tengah
Banjir di Pekalongan
Banjir di Kabupaten Magelang
Jawa Tengah
Pemusnahan Rokok ilegal
Toyota hadirkan teknologi cegah kecelakaan karena salah injak pedal
Hyundai Ioniq Electric resmi menjadi armada baru Grabcar
puting beliung
spbu
ambarawa
edupark semen gresik rembang jawa tengah
Bupati Wonogiri Apresiasi Bank Jateng yang Terus Tingkatkan Pelayanan
Banjir di Purworejo
Jawa Tengah
14 Perguruan Tinggi Bakal Berlaga di Liga Mahasiswa Jateng-DIY
Petugas Gabungan Pantau Keberadaan Orang Asing di Kebumen
Kapal MV Colombus Diizinkan Bersandar di Pelabuhan Semarang
Penyelundupan Sabu dalam Kemasan Sereal ke Lapas Purwokerto Digagalkan
Temukan Fosil Purba
puluhan wWarga Kudus Mendapatkan Kompensasi
Covid-19
Coronavirus
Purwokerto
Covid-19
Kudus
Jawa Tengah
Uskup Agung
Covid-19
Jawa Tengah
Properti
Real Estate
Jawa Tengah
Undip
Coronavirus
Covid-19
Properti
Intiland Development
Kawasan Industri
Properti
REI
Real Estate Indonesia
Coronavirus
DPRD Jawa Tengah
Sukirman
Menara Kudus
Coronavirus
Sunan Kudus
Coronavirus
Covid-19
Purwokerto
Coronavirus
Covid-19
Cegah Coronavirus
Coronavirus
Covid-19
Pati
Covid-19
Pekalongan
Jawa Tengah
TPAKD
Sukoharjo
Bank Jateng
Surakarta
Covid-19
Cegah Coronavirus
Pariwisata
Karanganyar
Wisatawan
Desain Interior
Arsitektur
Properti
Ponsel
Covid-19
Coronavirus
Mobil Listrik
IMATAP
Jawa Tengah
Kawasan Berikat
Bea Cuka
Fiskal
Pasien Meninggal Dunia
RSUD Jepara
Jawa Tengah
Coronavirus
Nusakambangan
Jawa Tengah
PSIS Semarang
Covid-19
Jawa Tengah
Coronavirus
Covid-19
Ilmiah
Demam Berdarah
Purwokerto
Banyumas




Joko Yuwono

Sumber Berita : Antaranews.com
Editor : Joko Yuwono

EPCS Plantations Software

Berita Terkait


Industry Leading Waranty

SDM Unggul Indonesia Maju